Telkom Business Circle Kaltimtara Perkuat Kolaborasi dengan Reseller ISP dan Pelaku Bisnis

Redaksi IDC | Wednesday, 09 September 2026 | 17:49
WhatsApp Image 2026-09-12 at 18.39.15 (3)

MEDIAONLINEIDC.COM; SAMARINDA– PT Telkom Indonesia memperkuat kolaborasi dengan reseller Internet Service Provider (ISP) dan pelaku bisnis di Kalimantan Timur melalui kegiatan Telkom Business Circle – Kaltimtara.

Kegiatan yang digelar Divisi Regional Small Medium Enterprise Service (RSMES) bersama Witel Kaltimtara tersebut berlangsung dalam format talkshow di MoveOn Café Samarinda, Jumat (4/9/2026).

Telkom Business Circle menjadi ruang bagi Telkom, reseller ISP, dan business owner untuk memperkuat komunikasi sekaligus bertukar wawasan mengenai perkembangan industri digital dan telekomunikasi yang terus mengalami perubahan.

Head of GTM Approach Telkom, Anugrah Ramadhan Harry, mengatakan kolaborasi dengan mitra menjadi bagian penting dalam memahami kebutuhan pasar sekaligus memperkuat pengembangan bisnis di tengah dinamika industri digital.

“Melalui Telkom Business Circle ini, kami ingin membangun komunikasi yang lebih dekat dengan reseller dan para pelaku bisnis. Kami berharap forum ini dapat menjadi ruang untuk bertukar insight, melihat peluang, sekaligus membangun kolaborasi yang memberikan nilai tambah bagi semua pihak,” ujar Anugrah.

Selain Anugrah, Telkom juga menghadirkan Januar Budi Laksono selaku OFF.1 Wireless Product Readiness sebagai pemateri.

Diskusi turut menghadirkan Rahadi Budiman, Direktur PT Multinet Perkasa Indonesia sekaligus Ketua Badan Pengurus Wilayah (BPW) APJII Kalimantan Timur periode 2024–2028. Rahadi memberikan perspektif dari sisi industri dan pelaku usaha di bidang teknologi informasi dan telekomunikasi.

Menurut Rahadi, perkembangan industri internet dan teknologi di Kalimantan Timur menghadirkan peluang yang perlu diikuti dengan kemampuan pelaku usaha untuk beradaptasi.

“Industri digital terus berkembang dan tentu ada tantangan yang harus kita hadapi bersama. Karena itu, forum seperti ini penting untuk membuka ruang diskusi dan melihat peluang kolaborasi yang bisa dikembangkan oleh pelaku industri,” kata Rahadi.

Melalui diskusi interaktif, peserta mendapatkan wawasan mengenai pendekatan go-to-market, kesiapan produk wireless, hingga perkembangan industri ISP di Kalimantan Timur.

Selain membahas perkembangan produk dan pasar, forum tersebut juga menjadi kesempatan bagi para pelaku usaha untuk melihat tantangan dan peluang bisnis yang berkembang di tengah pesatnya transformasi digital.

Anugrah menambahkan, hubungan antara Telkom dengan reseller dan business owner diharapkan tidak hanya terjalin dalam konteks bisnis, tetapi juga melalui pertukaran pengetahuan dan pengembangan peluang bersama.

“Kami ingin engagement ini terus berjalan. Bukan hanya bertemu dalam satu kegiatan, tetapi bagaimana komunikasi dan kolaborasi dengan mitra dapat terus berkembang sesuai dengan kebutuhan pasar,” ujarnya.

Telkom menilai kolaborasi dengan mitra dan pelaku bisnis menjadi bagian penting dalam memperkuat ekosistem digital di Kalimantan Timur. Pertukaran pengetahuan dan pengalaman diharapkan dapat membuka peluang kerja sama yang memberikan manfaat bagi seluruh pihak.

Telkom Business Circle – Kaltimtara juga diharapkan tidak berhenti sebagai forum diskusi, tetapi dapat menjadi ruang engagement yang berkelanjutan antara Telkom dengan reseller ISP dan business owner.

Ke depan, Telkom melalui RSMES bersama Witel Kaltimtara berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai ruang kolaborasi bersama mitra dan pelaku usaha.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Telkom membangun ekosistem bisnis digital yang adaptif dan berkelanjutan, sekaligus mampu menjawab kebutuhan pasar yang terus berkembang di Kalimantan Timur dan sekitarnya. (Imy)