Merangkai Kolaborasi, Mahligai Nusantara 2026 Jadi Momentum UMKM Balikpapan Naik Kelas

Redaksi IDC | Saturday, 12 September 2026 | 15:38
WhatsApp Image 2026-09-12 at 18.13.36

MEDIAONLINEIDC.COM; BALIKPAPAN– Kolaborasi menjadi semangat utama dalam pelaksanaan Mahligai Nusantara 2026 yang resmi dibuka di BSCC Dome Balikpapan, Sabtu (12/9/2026).

Mengusung tema “Merangkai Kolaborasi, Mengakselerasi Inovasi untuk UMKM yang Tangguh dan Berdaya Saing”, kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini menjadi ruang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk, memperluas jejaring, sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas.

“Mahligai Nusantara buat kami adalah sebagai ekosistem yang mempertemukan pelaku usaha dengan berbagai pihak untuk saling belajar dan berkolaborasi bersama,” ujar Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Balikpapan Robi Ariadi.

Pada pelaksanaan tahun ini, BI Balikpapan melibatkan sekitar 65 UMKM yang telah melalui proses kurasi. Produk yang ditampilkan cukup beragam, mulai dari makanan dan minuman hingga produk wastra seperti batik dan tenun serta berbagai produk kerajinan lainnya.

“Mahligai Nusantara 2026 juga menyediakan berbagai layanan pendukung bagi pelaku usaha, di antaranya informasi mengenai perizinan, kemasan, merek, hingga informasi produk,” kata Robi.

“Kami juga melibatkan perbankan, akademisi, komunitas, asosiasi, pemerintah, serta berbagai pihak lainnya,” ujarnya menambahkan.

Kolaborasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada transaksi jual beli selama kegiatan berlangsung. Lebih jauh, pelaku UMKM diharapkan mendapatkan akses terhadap jaringan, mitra, serta peluang pasar baru.

“Yang kami harapkan pada akhirnya adalah bagaimana kita bisa menjadi jembatan. Tidak hanya seberapa banyak produk yang terjual, melainkan juga seberapa banyak peluang yang bisa kita dapatkan bersama-sama,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengapresiasi Bank Indonesia Perwakilan Balikpapan yang telah menggagas kegiatan tersebut. Rahmad menilai keberadaan berbagai pihak dalam mendukung pengembangan UMKM sangat penting agar pelaku usaha lokal dapat terus tumbuh dan naik kelas.

“UMKM tidak akan naik kelas tanpa kehadiran kita, kehadiran semua stakeholder, seluruh unsur yang terlibat dalam mendukung peningkatan UMKM ini,” kata Rahmad.

Rahmad berujar upaya mendorong UMKM tidak harus selalu dilakukan melalui kegiatan berskala besar. Pemerintah bersama stakeholder terkait dapat menciptakan pasar sekaligus memberikan ruang promosi secara konsisten bagi produk UMKM lokal.

“Bukan harus membuat event yang besar, tetapi bagaimana sebagai market kita mempromosikan produk-produk UMKM yang ada di Kota Balikpapan,” ujarnya.

Rahmad menambahkan, Pemerintah Kota Balikpapan akan terus mendorong kolaborasi dengan berbagai instansi vertikal, termasuk Bank Indonesia, dalam memperkuat ekosistem UMKM di daerah. Ia berharap sinergi tersebut dapat membuat UMKM Balikpapan semakin berkembang, berdaya saing, dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi perekonomian masyarakat.

“Melalui Mahligai Nusantara 2026, kolaborasi diharapkan tidak hanya menghasilkan transaksi, tetapi juga menjadi jembatan bagi UMKM Balikpapan untuk mendapatkan akses, memperluas pasar, dan membuka peluang usaha yang lebih besar,” ujar Rahmad optimis. (Imy)