Polsek Sungai Pinang Back Up Penanganan Kebakaran Lahan di Muara Badak

Redaksi IDC | Saturday, 12 September 2026 | 19:22
WhatsApp Image 2026-09-12 at 19.21.31

MEDIAONLINEIDC.COM; SAMARINDA– Personel Polsek Sungai Pinang Polresta Samarinda yang dipimpin Kapolsek Sungai Pinang melaksanakan back up terhadap Polsek Muara Badak Polres Kutai Kartanegara dalam penanganan kebakaran lahan di Desa Sungai Bawang RT 05, Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara, Sabtu (12/9/2026) sekitar pukul 14.00 Wita.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan kepolisian dalam mempercepat proses pemadaman sekaligus mencegah api meluas ke area lainnya. Kondisi lahan yang ditumbuhi rumput ilalang, semak belukar, serta vegetasi kering membuat api berpotensi cepat merambat apabila tidak segera dikendalikan.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Sungai Pinang turut melibatkan Relawan Kota Samarinda dan Damkar Bandara APT Pranoto Samarinda untuk membantu proses pemadaman di lokasi.

Personel Polsek Sungai Pinang bersama Polsek Muara Badak, relawan, dan petugas pemadam kebakaran bahu-membahu melakukan pemadaman dan pengendalian api.

“Kami bersama-sama melakukan back up penanganan kebakaran ini. Karena lokasi berada di wilayah Muara Badak, kami berkoordinasi dengan Polsek Muara Badak untuk membantu mempercepat proses pemadaman,” ujar Kapolsek Sungai Pinang.

Menurutnya, kondisi lahan yang kering dan dipenuhi semak serta ilalang menjadi salah satu faktor yang membuat api harus segera dikendalikan.

“Vegetasi di sekitar lokasi cukup mudah terbakar. Karena itu, kami berupaya agar api tidak meluas dan dapat segera dikendalikan,” katanya.

Kapolsek Sungai Pinang menegaskan bahwa penanganan kebakaran lahan membutuhkan kerja sama lintas instansi dan dukungan masyarakat.

“Dalam kondisi seperti ini, sinergitas sangat penting. Personel kepolisian, pemadam kebakaran, relawan, dan unsur terkait lainnya harus bergerak bersama agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan maksimal,” jelasnya.

Kabid Humas Polda Kaltim KBP Dr. Tedy Sopandi mengatakan, respons cepat menjadi salah satu faktor penting dalam penanganan kebakaran lahan, khususnya ketika kondisi lingkungan memiliki potensi tinggi untuk mempercepat penyebaran api.

“Penanganan kebakaran lahan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Sinergitas antara kepolisian, pemadam kebakaran, relawan, pemerintah daerah, dan masyarakat sangat diperlukan untuk mempercepat pemadaman serta mencegah api meluas,” ujar KBP Dr. Tedy Sopandi.

Ia mengatakan, keterlibatan berbagai unsur dalam penanganan kebakaran merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

“Ketika ditemukan adanya titik api, langkah yang paling penting adalah segera melakukan penanganan. Semakin cepat api ditangani, semakin kecil pula risiko kebakaran meluas ke wilayah lainnya,” ungkapnya.

KBP Dr. Tedy Sopandi juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di tengah kondisi lahan yang kering dan banyak ditumbuhi vegetasi yang mudah terbakar.

“Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api. Penanganan sedini mungkin sangat penting agar kebakaran tidak berkembang dan menimbulkan dampak yang lebih besar,” tegasnya.

Selain itu, masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas pembakaran yang berpotensi menjadi pemicu kebakaran lahan.

“Jangan melakukan pembakaran sembarangan, terlebih pada kondisi lahan yang kering. Api yang awalnya kecil dapat dengan cepat membesar dan merambat apabila terkena angin serta vegetasi yang mudah terbakar,” tambah KBP Dr. Tedy Sopandi.

Ia menegaskan bahwa pencegahan merupakan langkah penting dalam mengantisipasi terjadinya kebakaran lahan.

“Peran masyarakat sangat penting dalam mencegah terjadinya kebakaran. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melapor apabila melihat adanya potensi maupun kejadian kebakaran,” pungkasnya.

Hingga saat ini, personel Polsek Sungai Pinang bersama Relawan Kota Samarinda dan Damkar Bandara APT Pranoto Samarinda masih melakukan pemadaman di lokasi kejadian. Petugas juga terus melakukan pemantauan untuk memastikan api dapat dikendalikan dan tidak merambat ke area lainnya.

Penanganan tersebut menjadi bentuk respons cepat dan komitmen kepolisian bersama seluruh unsur terkait dalam mengendalikan kebakaran lahan, sekaligus menjaga keselamatan masyarakat dan lingkungan di sekitar lokasi. (Imy)