Rasio Desa Berlistrik Kaltim–Kaltara Naik, PLN Perluas Akses Hingga Pelosok

Redaksi IDC | Wednesday, 04 February 2026 | 09:10
pln rabu

MEDIAONLINEIDC.COM; BALIKPAPAN– PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra) terus memperkuat pemerataan akses listrik hingga wilayah terpencil dan perbatasan. Sepanjang 2025, upaya berkelanjutan tersebut mendorong peningkatan Rasio Desa Berlistrik (RDB) PLN di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

Secara kumulatif, RDB PLN di kedua provinsi tersebut meningkat 1,54 persen, dari 83,72 persen pada 2024 menjadi 85,26 persen pada 2025. Capaian ini mencerminkan kemajuan nyata dalam memperluas layanan kelistrikan, khususnya di desa-desa yang selama ini menghadapi tantangan geografis dan keterbatasan infrastruktur.

Di Kalimantan Timur, RDB PLN naik dari 89,02 persen menjadi 89,60 persen. Sementara itu, Kalimantan Utara mencatat peningkatan lebih signifikan, dari 78,42 persen menjadi 80,91 persen. Kenaikan tersebut merupakan hasil dari berbagai upaya PLN dalam menghadirkan pasokan listrik yang andal dan berkelanjutan di wilayah dengan kondisi medan yang menantang.

Peningkatan RDB PLN didorong melalui penguatan sistem kelistrikan desa serta perluasan jaringan distribusi yang disesuaikan dengan karakteristik wilayah. Strategi ini menjadi bagian dari komitmen PLN dalam memastikan akses energi yang berkeadilan, sekaligus mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat di daerah pelosok.

General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, mengatakan peningkatan RDB PLN merupakan hasil kerja konsisten dan berkelanjutan PLN dalam menghadirkan listrik hingga ke seluruh penjuru wilayah.

“Peningkatan Rasio Desa Berlistrik PLN mencerminkan komitmen kami untuk memastikan setiap desa memiliki akses listrik. Kehadiran listrik tidak hanya sebagai infrastruktur dasar, tetapi juga menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi, peningkatan kualitas pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Chaliq.

Ke depan, PLN akan terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah serta para pemangku kepentingan guna mempercepat elektrifikasi desa-desa yang belum berlistrik, sejalan dengan agenda pembangunan daerah dan transformasi energi nasional.

“Melalui langkah yang konsisten dan berkelanjutan, PLN optimistis pemerataan akses listrik di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara akan terus meningkat, sekaligus mendukung pemerataan pembangunan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat,” tutup Chaliq. (Imy)