Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Borong 10 Penghargaan ISRA 2026

Redaksi IDC | Wednesday, 12 August 2026 | 14:08
SURAKARTA

MEDIAONLINEIDC.COM; SURAKARTA– PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Regional Kalimantan kembali meraih prestasi di tingkat nasional dengan memboyong 10 penghargaan dalam ajang Indonesia Social Responsibility Award (ISRA) 2026. Capaian ini diraih melalui berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dikembangkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung pelestarian lingkungan di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Kesepuluh penghargaan tersebut mencakup kategori Biodiversity Conservation, Education, Gender Equality & Social Inclusion, serta Economic Empowerment. Raihan ini menjadi pengakuan atas berbagai inisiatif pemberdayaan masyarakat dan lingkungan yang dijalankan sejumlah unit operasi Pertamina Patra Niaga di wilayah Kalimantan.

“Capaian ini menjadi bukti bahwa program TJSL yang dikembangkan Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan program, tetapi juga pada bagaimana program tersebut dapat memberikan dampak yang nyata bagi masyarakat dan lingkungan,” ujar Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun.

“Penghargaan ini tentu menjadi apresiasi bagi seluruh pihak yang selama ini terlibat. Namun, yang lebih penting bagi kami adalah bagaimana program-program tersebut mampu mendorong masyarakat menjadi lebih mandiri dan menjadi penggerak utama perubahan di wilayahnya masing-masing,” lanjut Edi.

ISRA merupakan ajang apresiasi sekaligus forum kolaborasi yang mempertemukan perusahaan, pemerintah, akademisi, komunitas, media, dan berbagai pemangku kepentingan untuk mendorong penguatan praktik keberlanjutan, tanggung jawab sosial, serta penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Tahun ini, ISRA 2026 mengusung tema “Catalyzing Collective Change for Scalable Impact”.

Dalam ajang tersebut, Aviation Fuel Terminal (AFT) Syamsudin Noor meraih Gold pada kategori Biodiversity Conservation melalui program Konservasi Rusa Sambar dan Tanaman Endemik Kalimantan. AFT Syamsudin Noor juga meraih Silver pada kategori Education melalui program Eco Green School.

AFT Supadio meraih Gold pada kategori Gender Equality & Social Inclusion melalui program Aku Tangkas serta Silver pada kategori Economic Empowerment melalui program Pelita Patra Bahari. Sementara itu, Fuel Terminal (FT) Samarinda meraih Silver pada kategori Education melalui program Pendikresa.

Pada kategori Economic Empowerment, Integrated Terminal (IT) Balikpapan dan IT Pontianak masing-masing meraih Gold melalui program Kawan Patra dan Kampung Gambut Siantan Hilir.

Sementara itu, penghargaan Bronze pada kategori yang sama diraih oleh AFT Sepinggan melalui program Taliwara, IT Banjarmasin melalui program Pasar Teras Bersama, serta FT Tarakan melalui program Kampung LESTARI.

“Keberagaman program yang mendapatkan apresiasi menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat perlu dilakukan dengan pendekatan yang sesuai dengan karakteristik masing-masing wilayah. Kami berupaya memastikan setiap program dibangun berdasarkan kebutuhan, potensi, dan tantangan yang dihadapi masyarakat setempat,” kata Edi.

Menurut Edi, keberhasilan program juga tidak terlepas dari kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari masyarakat, pemerintah daerah, komunitas, hingga pemangku kepentingan lainnya.

“Kolaborasi menjadi kunci. Kami tidak dapat berjalan sendiri. Ketika perusahaan, masyarakat, pemerintah, dan mitra lainnya memiliki tujuan yang sama, dampak yang dihasilkan akan jauh lebih besar dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ke depan, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan akan terus memperkuat inovasi dan kolaborasi dalam pengembangan program TJSL agar manfaatnya dapat menjangkau lebih banyak masyarakat dan lingkungan.

“Kami akan terus mengevaluasi dan mengembangkan program agar dampaknya semakin luas. Program yang terbukti memberikan manfaat akan terus diperkuat dan, jika sesuai, dapat dikembangkan atau direplikasi di wilayah lain dengan tetap menyesuaikan kebutuhan masyarakat setempat,” tutur Edi.

Raihan 10 penghargaan dalam ISRA 2026 menjadi momentum bagi Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan untuk terus meningkatkan kualitas program TJSL sekaligus memperluas kontribusinya dalam menciptakan nilai bersama bagi masyarakat dan lingkungan.

Capaian tersebut juga memperkuat komitmen perusahaan untuk menjalankan kegiatan operasional yang tidak hanya berorientasi pada kinerja bisnis, tetapi turut memberikan kontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan di wilayah operasionalnya. (Imy)