Senin, 28 September 2026

Pertamina Latih Warga Batu Ampar Hadapi Risiko Kebakaran

Redaksi IDC | Monday, 28 September 2026 | 16:37
23533

MEDIAONLINEIDC.COM; BALIKPAPAN – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan melalui Integrated Terminal (IT) Balikpapan meningkatkan kesiapsiagaan warga menghadapi risiko kebakaran di lingkungan permukiman. Upaya itu dilakukan melalui pelatihan mitigasi kebakaran bagi warga RT 57, Kelurahan Batu Ampar, Balikpapan Utara, Rabu (16/ 09/ 2026).

Pelatihan yang digelar melalui Program Kawan Tangguh tersebut tidak hanya memberikan pemahaman mengenai pencegahan kebakaran, tetapi juga mengajak warga mempraktikkan langkah awal yang dapat dilakukan ketika terjadi keadaan darurat.

“Kegiatan ini dinilai penting karena kondisi permukiman di wilayah RT 57 cukup padat,” kata Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Edi Mangun.

Edi berujar akses menuju kawasan tersebut relatif sulit dilalui kendaraan roda empat, termasuk mobil pemadam kebakaran.Pertamina menggandeng UPTD BPBD Damkar Wilayah Balikpapan Utara dalam memberikan materi dan praktik kepada warga.

Adapun materi yang diberikan antara lain mengenai pencegahan kebakaran, termasuk imbauan untuk tidak membakar sampah di kawasan permukiman padat maupun di sekitar hutan kota.Warga juga mendapat edukasi mengenai langkah awal menghadapi kebakaran yang terjadi di dapur serta pentingnya mengutamakan keselamatan diri dan keluarga saat menghadapi kondisi darurat.

“Kesiapsiagaan menghadapi kebakaran perlu dibangun dari kebiasaan sehari-hari masyarakat. Ketika akses menuju permukiman terbatas, pencegahan menjadi semakin penting,” ujar Edi antusias.

“Melalui Kawan Tangguh, kami ingin warga memperoleh pengetahuan yang dekat dengan keseharian mereka, mulai dari mengenali sumber risiko di rumah hingga mengetahui langkah yang perlu diambil saat terjadi kebakaran,” ujarnya menambahkan.

Menurut dia, keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya mengurangi risiko ketika terjadi keadaan darurat. Sebab, kata Edu, keselamatan warga harus selalu menjadi yang utama.

Sebagai informasi kegiatan tersebut turut melibatkan Pemerintah Kelurahan Batu Ampar, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Babinsa, dan Bhabinkamtibmas.

Edi mengatakan kolaborasi lintas pihak diperlukan agar pengetahuan yang diperoleh warga melalui pelatihan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami berterima kasih kepada warga dan seluruh pihak yang terlibat. Kesiapsiagaan akan lebih kuat ketika masyarakat, pemerintah setempat, dan petugas penanganan bencana saling mengenal serta memahami perannya masing-masing,” ujar Edi.

Sebagai informasi prgram Kawan Tangguh merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan Pertamina Patra Niaga yang diarahkan untuk mendukung masyarakat dalam membangun lingkungan yang lebih aman serta meningkatkan kesiapan menghadapi risiko bencana. (Imy)