Jumat, 25 September 2026

Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Raih 7 Gold INTECHSEA 2026

Redaksi IDC | Wednesday, 23 September 2026 | 14:50
22424

MEDIAONLINEIDC.COM; BALIKPAPAN – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan melalui Integrated Terminal (IT) Balikpapan meraih tujuh penghargaan Gold dalam ajang Innovation Technology for Social and Environmental Awards (INTECHSEA) 2026. Salah satu penghargaan tersebut diraih melalui program Kawan Patra (Kawasan Taman Edukasi dan Pertanian Terintegrasi) pada kategori CSR International Awards. Kawan Patra merupakan program pemberdayaan masyarakat yang dikembangkan di Kelurahan Karang Joang, Kota Balikpapan. Program ini mengintegrasikan sektor pertanian dan perikanan dengan memanfaatkan sejumlah inovasi, seperti irigasi tetes, budidaya ikan menggunakan sistem bioflok, penampungan air, hingga pengembangan budidaya ikan papuyuh sebagai potensi pangan dan ekonomi masyarakat.

Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, mengatakan pemberdayaan masyarakat tidak hanya dilakukan melalui pemberian bantuan, tetapi juga dengan meningkatkan kapasitas masyarakat agar mampu mengelola dan mengembangkan potensi lokal secara mandiri.

“Melalui Kawan Patra, kami mendorong peningkatan keterampilan, penguatan ketahanan pangan, dan pengembangan ekonomi masyarakat. Program ini dirancang agar manfaatnya dapat dirasakan secara nyata dan berkelanjutan,” ujar Edi.

Selain Kawan Patra, enam penghargaan Gold lainnya diraih melalui sejumlah inovasi yang dikembangkan IT Balikpapan. Penghargaan tersebut masing-masing pada kategori Ketahanan Sumber Daya Air melalui FILTRATEC (Filtration Technology for Clean Operational Water), Transformasi Energi melalui COOLBOX (Container Office for Optimized Low Energy Building), serta Strategi Penurunan Emisi melalui SATRIA (Sistem Akses Terintegrasi dan Registrasi Identitas Automatis).

Kemudian kategori Pengelolaan Limbah dan Bahan Berbahaya melalui TEPAT (Teknologi Efisiensi Pengecatan dan Perawatan Tangki), Pengelolaan Sampah dan Ekonomi Sirkular melalui RESEAT (Recycling Energy Seal into Ergonomic Adaptive Technology), serta kategori Keanekaragaman Hayati melalui PRATAMA (Protein Alternatif Tanaman Arga Mandiri Ayam). INTECHSEA 2026 yang diinisiasi Universitas Hasanuddin (Unhas) merupakan ajang apresiasi terhadap berbagai inovasi yang memberikan dampak bagi masyarakat dan lingkungan, sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

Edi mengatakan capaian tersebut menjadi bagian dari upaya IT Balikpapan untuk terus mengembangkan inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat, lingkungan, maupun kegiatan operasional.

“Melalui kolaborasi bersama masyarakat serta pemanfaatan potensi lokal, Pertamina terus mendorong pelaksanaan program tanggung jawab sosial dan lingkungan yang tepat guna dan berkelanjutan,” katanya. (Imy)