MEDIAONLINEIDC.COM; BALIKPAPAN– Pekan Olahraga Wartawan Daerah (PORWADA) IV Kalimantan Timur (Kaltim) 2026 menjadi momentum memperkuat solidaritas dan persaudaraan insan pers melalui kegiatan olahraga. Ajang yang berlangsung di Kota Balikpapan ini resmi dibuka pada Rabu (04/11/2026) bertempat aula rumah jabatan walikota Balipapan. Kegiatan ini melibatkan wartawan dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Timur.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Balikpapan, Debi, mengatakan PORWADA bukan sekadar ajang untuk mengejar kemenangan maupun medali. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang bagi wartawan untuk saling mengenal, membangun komunikasi, dan mempererat hubungan antardaerah.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan ini bisa terlaksana dengan baik. Kami berharap PORWADA tidak hanya menjadi ajang mencari kemenangan, tetapi juga wadah silaturahmi antarinsan pers di Kalimantan Timur,” ujar Debi.
Debi berujar semangat kebersamaan harus tetap menjadi bagian utama dalam setiap pertandingan. Karena itu, ia berharap seluruh peserta dapat menjaga sportivitas dan menjadikan kompetisi sebagai sarana memperkuat persaudaraan.
“Yang terpenting, seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan semangat, menjaga kebersamaan, dan menjunjung tinggi sportivitas. Jadikan PORWADA sebagai momentum untuk mempererat persaudaraan sesama wartawan,” katanya.
Ketua PWI Provinsi Kalimantan Timur, Abdurrahman Amin, mengatakan bahwa PORWADA memiliki dua tujuan penting. Selain mempererat silaturahmi antarwartawan, kegiatan ini juga menjadi ajang menjaring atlet-atlet terbaik dari kabupaten dan kota untuk dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027 di Lampung.
Meski demikian, ia mengingatkan agar peserta tidak menjadikan kemenangan sebagai tujuan utama hingga mengabaikan kondisi kesehatan.
“PORWADA pada dasarnya merupakan kegiatan silaturahmi yang dikemas dalam bentuk olahraga dan kompetisi, bukan semata-mata ajang untuk mengejar kemenangan maupun medali,” ujarnya.
Abdurrahman juga mengingatkan para atlet agar tidak memaksakan diri ketika kondisi fisik tidak memungkinkan untuk bertanding. Menurutnya, keselamatan harus menjadi prioritas utama.
“Tidak ada berita yang seharga nyawa, demikian pula tidak ada medali yang senilai dengan nyawa. Jika kondisi fisik tidak memungkinkan, jangan memaksakan diri untuk bertanding,” ujarnya mengingatkan.
“Semoga PORWADA IV Kaltim dapat melahirkan atlet-atlet potensial yang mampu membawa nama baik Kalimantan Timur pada Porwanas 2027 di Lampung,” ujarnya lagi.
Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Balikpapan, Hasbullah Helmi.
Ia mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada Balikpapan sebagai tuan rumah PORWADA IV Kaltim 2026. Ia mengatakan olahraga menjadi salah satu cara untuk menjaga kebugaran wartawan di tengah aktivitas jurnalistik yang memiliki tuntutan pekerjaan cukup tinggi.
“Atas nama Pemerintah Kota Balikpapan, kami menyampaikan apresiasi dan menyambut baik terselenggaranya PORWADA IV Kaltim 2026. Kami merasa bangga karena Kota Balikpapan dipercaya menjadi tempat pelaksanaan kegiatan yang tidak hanya menghadirkan semangat olahraga, tetapi juga mempererat silaturahmi antarinsan pers se-Kalimantan Timur,” ujarnya.
Helmi juga menilai wartawan memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah. Pers tidak hanya bertugas menyampaikan informasi, tetapi juga menjalankan fungsi kontrol sosial serta menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.
“Rekan-rekan wartawan juga memiliki peran vital dalam menjaga kondusivitas, mengedukasi masyarakat, serta memperkuat persatuan di tengah dinamika kehidupan sosial,” katanya.
“Melalui olahraga, kebersamaan insan pers di Kalimantan Timur diharapkan semakin kuat, tidak hanya selama kompetisi berlangsung, tetapi juga dalam menjalankan tugas jurnalistik,” ujarnya menambahkan. (Imy)







