Sabtu, 24 Oktober 2026

Royal Brunei Airlines Gandeng Swiss-Belhotel Dongkrak Pariwisata Balikpapan

Redaksi IDC | Saturday, 24 October 2026 | 10:18
28504

MEDIAONLINEIDC.COM; BALIKPAPAN – Royal Brunei Airlines menggandeng Swiss-Belhotel Balikpapan untuk mendorong pertumbuhan pariwisata melalui kolaborasi sektor penerbangan dan perhotelan. Kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan penjualan tiket pesawat, mendongkrak tingkat hunian hotel, sekaligus menarik lebih banyak wisatawan ke Balikpapan.

Regional Sales Manager Royal Brunei Airlines, Gloria Lekransy, mengatakan jumlah penumpang Royal Brunei Airlines pada rute Brunei Darussalam-Balikpapan maupun sebaliknya mengalami peningkatan dalam setahun terakhir. Hal itu terlihat dari tingkat keterisian penumpang atau load factor yang sebelumnya berada di kisaran 60–70 persen, kini meningkat menjadi sekitar 80–85 persen.

“Kolaborasi ini merupakan salah satu langkah untuk memperluas manfaat konektivitas penerbangan bagi industri pariwisata di Kota Balikpapan,” ujar Gloria saat temu media pada Jumat (23/10/2026).

“Selain itu juga diharapkan dapat menjangkau lebih banyak calon penumpang sekaligus memperluas peluang perjalanan wisata dari Kalimantan Timur menuju Brunei Darussalam,” kata Gloria menambahkan.

Kata Gloria menambahkan, layanan penerbangan dan akomodasi merupakan dua kebutuhan yang saling berkaitan dalam menunjang perjalanan wisata. Karena itu, sinergi dengan industri perhotelan dinilai dapat memberikan nilai tambah bagi wisatawan yang berkunjung ke Balikpapan.

“Kami berharap kolaborasi ini bisa meningkatkan penjualan tiket penerbangan sekaligus okupansi hotel,” kata Glori.

“Ke depannya, kami juga tidak menutup kemungkinan adanya kolaborasi lainnya bersama Swiss-Belhotel untuk meningkatkan pariwisata Balikpapan,” ujarnya lagi.

Sementara itu, General Manager Swiss-Belhotel Balikpapan, Eksi Ayuningtyas, mengatakan pihaknya mendukung upaya pengembangan pariwisata dengan menghadirkan program yang memberikan keuntungan tambahan bagi wisatawan. Salah satunya melalui penawaran potongan harga bagi tamu yang menggunakan boarding pass maskapai penerbangan tertentu.

“Dengan adanya keuntungan dari boarding pass, wisatawan bisa mendapatkan potongan harga sebesar 15 persen dari tarif yang berlaku pada hari tersebut,” kata Eksi.

“Boarding pass itu berlaku sampai tiga bulan kedepan setelah penerbangan. Dan promo kerjasama ini berlaku sampai akhir Desember 2026. Namun bisa diperpanjang,” ujarnya menambahkan.

Menurut Eksi, program tersebut menjadi salah satu cara untuk menghubungkan layanan transportasi udara dengan industri perhotelan. Dengan adanya penawaran itu, kata Eksi, wisatawan diharapkan tidak hanya mendapatkan kemudahan perjalanan, tetapi juga keuntungan saat menikmati layanan hotel.

“Kami ingin memberikan nilai tambah bagi wisatawan yang datang ke Balikpapan. Harapannya, mereka bisa mendapatkan pengalaman yang lebih menarik selama berada di kota ini,” ujarnya.

Eksi menambahkan, pengembangan pariwisata membutuhkan keterlibatan berbagai sektor. Kolaborasi antara maskapai penerbangan dan perhotelan menjadi salah satu upaya untuk memperluas promosi destinasi sekaligus meningkatkan daya tarik Balikpapan bagi wisatawan. Ia berharap kerja sama tersebut dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah. Meningkatnya kunjungan wisatawan dinilai berpotensi membuka peluang usaha bagi berbagai sektor, mulai dari perhotelan, kuliner, transportasi hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Kolaborasi Royal Brunei Airlines dan Swiss-Belhotel Balikpapan diharapkan menjadi salah satu langkah untuk memperkuat daya tarik kota ini sebagai tujuan perjalanan bisnis maupun wisata, baik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara,” ujarnya optimis.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (DPOP) Kota Balikpapan Ratih Kusuma mengatakan wisatawan asal Brunei Darussalam menjadi salah satu pasar potensial bagi pariwisata Balikpapan. Ia berujar kunjungan wisatawan mancanegara ke Balikpapan diperkirakan mencapai sekitar 1.000 orang per bulan. Dari jumlah tersebut, wisatawan asal Brunei Darussalam tercatat sebagai kelompok yang paling banyak berkunjung.

“Wisatawan mancanegara yang datang ke Balikpapan sekitar 1.000 orang per bulan, dan yang terbanyak berasal dari Brunei Darussalam,” ujarnya.

“Besarnya jumlah kunjungan tersebut menjadi peluang bagi Balikpapan untuk terus mengembangkan sektor pariwisata, termasuk melalui penguatan konektivitas penerbangan dan kerja sama dengan industri perhotelan,” ujarnya seraya tersenyum. (Imy)