Mahasiswa ITK Kini Nikmati Digital Learning Space dari Telkomsel

Redaksi IDC | Tuesday, 16 June 2026 | 12:18
telkomsel

MEDIAONLINEIDC.COM; BALIKPAPAN– Mahasiswa Institut Teknologi Kalimantan (ITK) kini memiliki ruang belajar digital baru yang mendukung aktivitas akademik dan pengembangan keterampilan masa depan. Telkomsel meresmikan Telkomsel Digital Learning Space (TDLS) di Fakultas Sains dan Teknologi Informasi (FSTI) ITK pada Senin (15/6), sebagai bagian dari komitmennya dalam mendukung pengembangan talenta digital di Indonesia.

Peresmian TDLS dihadiri oleh General Manager Mobile Consumer Business Telkomsel Region Kalimantan Eureka Meliala, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Umum ITK Ir. Khakim Ghozali, M.MT., serta Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Informasi ITK Adi Mahmud Jaya Marindra, S.T., M.Eng., Ph.D.

TDLS dirancang sebagai ruang belajar kolaboratif yang dapat dimanfaatkan mahasiswa untuk berbagai aktivitas akademik, mulai dari diskusi, eksplorasi ide, hingga pengembangan kompetensi digital. Fasilitas yang tersedia meliputi laptop, smart TV, rak buku, lemari penyimpanan, meja, dan kursi yang mendukung kenyamanan belajar.

Untuk menunjang akses pembelajaran digital, Telkomsel juga menyediakan konektivitas internet melalui layanan Telkomsel Orbit. Dengan dukungan tersebut, mahasiswa dapat mengakses berbagai sumber pembelajaran secara lebih mudah dan fleksibel.

Selain menghadirkan fasilitas fisik, Telkomsel juga membuka akses mahasiswa terhadap Kuncie, platform teknologi pendidikan (EdTech) yang menyediakan beragam materi pengembangan keterampilan. Melalui platform ini, mahasiswa dapat mengakses video pembelajaran, kursus bersertifikat, pelatihan pengembangan karier, digital marketing, manajemen keuangan, hingga sesi mentoring bersama praktisi dan pakar industri.

General Manager Mobile Consumer Business Telkomsel Region Kalimantan, Eureka Meliala, mengatakan, “Kami percaya talenta muda Indonesia memiliki peran penting dalam mendorong transformasi digital bangsa. Melalui TDLS, kami ingin menghadirkan ruang belajar yang tidak hanya didukung fasilitas dan konektivitas yang memadai, tetapi juga akses terhadap pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan industri saat ini.”

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Telkomsel juga menghadirkan sesi simulasi penggunaan Kuncie agar mahasiswa dapat mengenal berbagai fitur pembelajaran yang tersedia dan memanfaatkannya untuk mendukung pengembangan kompetensi sesuai minat dan rencana karier masing-masing.

Sebelum peresmian TDLS, Telkomsel dan ITK turut menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) sebagai landasan kerja sama dalam pengembangan pendidikan, peningkatan kapasitas talenta digital, dan berbagai program kolaboratif yang memberikan manfaat bagi sivitas akademika.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Umum ITK, Ir. Khakim Ghozali, M.MT., menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi tersebut. Menurutnya, kemitraan antara perguruan tinggi dan industri menjadi faktor penting dalam mempersiapkan lulusan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja.

“Kolaborasi ini diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi, memperluas wawasan, dan meningkatkan kesiapan mereka menghadapi tantangan dunia profesional,” ujarnya.

Usai peresmian TDLS dan penandatanganan MoU, kegiatan dilanjutkan dengan seminar edukasi bertajuk Navigate Digital Careers Beyond Campus. Seminar menghadirkan Head of Business Development & Partnership PT Kuncie Pintar Nusantara, Utomo Pranoto, yang membagikan wawasan mengenai kebutuhan kompetensi masa depan, tantangan kesenjangan talenta digital, serta strategi membangun karier yang adaptif di era transformasi digital.

Untuk semakin mendekatkan layanan kepada mahasiswa, Telkomsel juga menghadirkan berbagai aktivitas interaktif melalui booth produk, sosialisasi layanan by.U, serta permainan berhadiah yang mendapat antusiasme peserta.

Melalui inisiatif ini, Telkomsel berharap dapat terus membuka peluang bagi generasi muda untuk belajar, bertumbuh, dan berinovasi, sekaligus mendukung lahirnya talenta digital yang siap bersaing di masa depan.(Imy)