5G Indosat Dorong Literasi Digital dan Produktivitas Masyarakat

Redaksi IDC | Sunday, 02 August 2026 | 02:03
indosat

MEDIAONLINEIDC.COM; BALIKPAPAN– PT Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) memperkuat upaya peningkatan literasi digital masyarakat di Balikpapan melalui pemanfaatan jaringan 5G. Upaya nyata yang dilakukan adalah berkolaborasi dengan institusi pendidikan, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta komunitas. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas masyarakat sekaligus memperluas pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

“Perkembangan teknologi digital harus diikuti dengan peningkatan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkannya secara produktif,” ujar EVP Head of Circle Kalisumapa Indosat Ooredoo Hutchison Eric Wilyanto saat temu media di Balikpapan pada Sabtu (01/ 08/ 2026).

Eric mengatakan masyarakat Balikpapan mengandalkan konektivitas untuk bekerja, belajar, menjalankan usaha, menikmati hiburan, bermain game dan membuat konten, termasuk juga menggunakan AI. Untuk itu, kata Eric, pihaknya ingin memastikan kehadiran jaringan 5G tidak hanya menghadirkan konektivitas yang lebih baik, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi aktivitas sehari-hari masyarakat.

“Penguatan jaringan 5G di Balikpapan menjadi bagian dari upaya perusahaan mendukung tumbuhnya ekosistem digital yang mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” ujarnya optimis.

“Bagi kami, 5G bukan hanya tentang teknologi, tetapi tentang membersamai berbagai aktivitas masyarakat agar mereka dapat terus terhubung, produktif, dan berkarya. Inilah semangat Lebih Baik Indosat, menghadirkan konektivitas yang semakin relevan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya menambahkan.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Indosat memperluas kolaborasi dengan Institut Teknologi Kalimantan (ITK) melalui penandatanganan nota kesepahaman untuk menyelenggarakan pelatihan pemanfaatan AI bagi mahasiswa dan pelaku UMKM.

Melalui program bertajuk UMKM Go Digital, peserta didorong memanfaatkan teknologi AI untuk mendukung proses belajar, mencari ide, menyusun materi promosi, mengembangkan usaha, hingga meningkatkan daya saing.

“Kolaborasi ini kami harapkan dapat membantu mahasiswa dan pelaku UMKM memanfaatkan AI secara optimal untuk meningkatkan produktivitas sekaligus membuka peluang ekonomi baru,” kata Eric.

Selain menggandeng perguruan tinggi, Indosat juga menjalankan program Sekolah Digital dengan memberikan dukungan konektivitas kepada sekolah-sekolah di Balikpapan. Program tersebut ditujukan untuk memperkuat proses pembelajaran digital sekaligus meningkatkan literasi teknologi bagi para pelajar sejak usia dini.

Perusahaan juga melanjutkan program Masjid Berdaya melalui penyediaan layanan Indosat HiFi guna mendukung kegiatan pembelajaran, komunikasi, dan aktivitas sosial masyarakat di lingkungan masjid.

“Peningkatan literasi digital harus dilakukan melalui kolaborasi berbagai pihak agar manfaat teknologi dapat dirasakan lebih luas. Kolaborasi bersama institusi pendidikan, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan menjadi langkah penting untuk memperluas pemanfaatan teknologi digital,” kata Eric optimis.

“Kami ingin masyarakat tidak hanya menikmati konektivitas, tetapi juga mampu memanfaatkan teknologi untuk belajar, berkarya, berwirausaha, dan meningkatkan produktivitas,” ujarnya lagi.

Kaa Eric menjelaskan, jaringan 5G Indosat kini telah menjangkau sejumlah kawasan dengan aktivitas masyarakat yang tinggi di Balikpapan. Kehadiran jaringan tersebut memungkinkan masyarakat mengakses layanan digital dengan lebih optimal, mulai dari bekerja secara mobile, melakukan streaming, mengunggah konten, hingga memanfaatkan berbagai aplikasi berbasis AI.

“Bagi kami, keberhasilan 5G bukan hanya diukur dari kecepatan jaringan, tetapi dari sejauh mana teknologi tersebut mampu mendukung produktivitas, kreativitas, dan literasi digital masyarakat,” kata Eric antusias. (Imy)