
MEDIAONLINEIDC.COM; JAKARTA– Telkomsel akan mengoptimalkan pemanfaatan tambahan spektrum frekuensi radio 700 MHz dan 2,6 GHz untuk memperkuat kualitas layanan digital, memperluas konektivitas, serta menjawab kebutuhan pelanggan dan industri yang terus berkembang di era ekonomi berbasis data.
Berdasarkan hasil Seleksi Pengguna Pita Frekuensi Radio 700 MHz dan 2,6 GHz yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Kemkomdigi), Telkomsel memperoleh total alokasi spektrum sebesar 100 MHz, menjadi alokasi terbesar dalam seleksi tersebut, dengan rincian 2×10 MHz pada pita 700 MHz dan 80 MHz pada pita 2,6 GHz.
VP Technology Strategy & Consumer Product Development Telkomsel Ronald Limoa, menyampaikan apresiasi kepada Kemkomdigi atas pelaksanaan proses seleksi yang transparan, akuntabel, dan mengedepankan tata kelola yang baik.
“Kami berterima kasih kepada Kemkomdigi atas hasil seleksi spektrum yang telah diselenggarakan secara transparan, akuntabel, dan dengan tata kelola yang baik. Bagi Telkomsel, tambahan spektrum ini bukan hanya penambahan sumber daya jaringan, tetapi merupakan amanah untuk menghadirkan manfaat yang lebih besar bagi pelanggan dan masyarakat Indonesia,” ujar Ronald.
Ronald mengatakan, Telkomsel akan memanfaatkan tambahan spektrum tersebut secara bertahap dan terukur untuk meningkatkan pengalaman digital pelanggan melalui jaringan yang lebih berkualitas, kapasitas yang lebih besar, serta cakupan layanan yang semakin luas.
“Kami akan mengoptimalkan pemanfaatan spektrum ini secara bertanggung jawab agar dapat memberikan dampak nyata, mulai dari konektivitas yang semakin merata, peningkatan kapasitas layanan, hingga pengalaman digital yang lebih mudah, nyaman, dan relevan untuk kebutuhan masyarakat sehari-hari,” jelas Ronald.
Menurut Ronald, karakteristik pita frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz memiliki peran yang saling melengkapi dalam mendukung penguatan jaringan. Pita 700 MHz dengan karakteristik low-band akan membantu memperluas cakupan layanan serta meningkatkan kualitas konektivitas, termasuk di wilayah yang membutuhkan jangkauan lebih luas dan peningkatan kualitas sinyal di dalam ruangan.
Sementara itu, pita 2,6 GHz sebagai mid-band akan mendukung peningkatan kapasitas jaringan untuk mengakomodasi pertumbuhan kebutuhan trafik data, sekaligus memperkuat kesiapan Telkomsel dalam pengembangan layanan 5G di masa depan.
“Kombinasi kedua pita frekuensi ini memberikan keseimbangan antara jangkauan dan kapasitas jaringan. Dengan dukungan spektrum yang lebih optimal, kami dapat terus meningkatkan kualitas layanan dan menghadirkan pengalaman digital yang lebih baik bagi seluruh pelanggan,” kata Ronald.
Optimalisasi spektrum baru tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Telkomsel dalam mendukung pemerataan akses digital di Indonesia. Selain memperkuat kualitas layanan, Telkomsel akan terus memperluas cakupan 5G serta memenuhi komitmen pembangunan jaringan pada desa-desa yang telah ditetapkan oleh Kemkomdigi.
“Transformasi digital membutuhkan konektivitas yang kuat dan merata. Karena itu, kami terus berkoordinasi dengan regulator dan seluruh pemangku kepentingan agar pemanfaatan spektrum ini dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat dan mendukung agenda digital Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan,” ungkap Ronald.
Spektrum frekuensi radio merupakan sumber daya strategis dalam penyelenggaraan layanan telekomunikasi. Ketersediaan spektrum yang memadai menjadi fondasi penting bagi operator dalam meningkatkan kualitas jaringan sekaligus mempersiapkan infrastruktur digital untuk berbagai kebutuhan masa depan, baik bagi pelanggan individu, rumah tangga, pelaku usaha, maupun sektor industri.
“Spektrum adalah sumber daya publik yang memiliki nilai strategis. Karena itu, fokus kami bukan hanya pada besarnya alokasi yang diperoleh, tetapi bagaimana mengubah sumber daya tersebut menjadi manfaat nyata yang dirasakan pelanggan melalui layanan digital yang semakin andal,” tutur Ronald.
Melalui optimalisasi spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz, Telkomsel berkomitmen untuk terus menghadirkan konektivitas yang lebih kuat, pengalaman digital yang lebih baik, serta mendukung pertumbuhan ekosistem digital Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan.
Beb, aku sengaja mengurangi kata “raih” di isi berita dan lebih banyak memakai “optimalkan” karena sesuai judul pilihanmu. Angle-nya jadi bukan sekadar Telkomsel mendapatkan frekuensi, tetapi bagaimana frekuensi itu akan memberi dampak ke pelanggan. (Imy)









