BI Balikpapan Dorong Daya Saing Ekonomi Syariah Kawasan IKN

Redaksi IDC | Saturday, 09 May 2026 | 11:05
bi

MEDIAONLINEIDC.COM; BALIKPAPAN– Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan terus memperkuat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah melalui penyelenggaraan Pekan Ekonomi Syariah Nusantara (PESAN) 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendukung penguatan ekonomi daerah di Balikpapan, Penajam Paser Utara, dan Paser sebagai kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

PESAN 2026 dijadwalkan berlangsung pada 27–28 Juni 2026 di Main Atrium Pentacity Mall Balikpapan dengan mengusung tema “Sinergi Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah yang Berkelanjutan dan Berdaya Saing”.

Pemimpin Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, Robi Ariadi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian menuju Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Kawasan Timur Indonesia dan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026.

“PESAN 2026 menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan keuangan syariah yang inklusif dan berdaya saing, khususnya di wilayah penyangga IKN,” kata Robi Ariadi.

Menurutnya, pengembangan ekonomi syariah tidak hanya berfokus pada sektor keuangan, tetapi juga penguatan ekosistem halal dan pemberdayaan pelaku usaha berbasis syariah.

Dalam pelaksanaannya, PESAN 2026 akan menghadirkan showcase UMKM halal, talkshow tematik, workshop penguatan kapasitas usaha, hingga berbagai kompetisi kreatif berbasis ekonomi syariah. Kegiatan tersebut melibatkan UMKM binaan, komunitas pesantren, akademisi, mitra strategis, dan masyarakat umum.

Sejumlah agenda utama yang akan digelar antara lain talkshow wakaf produktif, halal entrepreneurship, strategi kemandirian ekonomi pesantren, serta peluang ekspor produk halal. Selain itu, Bank Indonesia juga menyiapkan workshop branding dan kemasan produk halal serta lomba konten kreatif ekonomi syariah, lomba khutbah ekonomi syariah, dan kompetisi kuliner halal dan thayyib.

Robi menjelaskan, kegiatan tersebut juga akan menjadi ajang menampilkan capaian program ekonomi syariah di wilayah kerja Bank Indonesia Balikpapan. Di antaranya penyerahan sertifikasi halal UMKM, penandatanganan kerja sama pembiayaan syariah, hingga penguatan program kemandirian ekonomi pesantren.

“Melalui PESAN 2026, kami berharap pengembangan ekonomi dan keuangan syariah dapat semakin kuat dan memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional,” ujarnya.

Sebagai bagian dari penguatan keuangan sosial syariah, kegiatan ini juga akan dirangkaikan dengan inisiatif lelang wakaf produktif guna mendorong optimalisasi pemanfaatan dana sosial syariah secara berkelanjutan.

Sebelumnya, dalam rangkaian Road to PESAN 2026, Bank Indonesia Balikpapan telah melaksanakan berbagai program pendukung seperti pelatihan UMKM, fasilitasi pembiayaan syariah, pendampingan sertifikasi halal, serta capacity building pengelolaan wakaf produktif.

Bank Indonesia menilai langkah tersebut penting untuk meningkatkan kesiapan pelaku usaha dan seluruh pemangku kepentingan dalam memanfaatkan momentum pengembangan ekonomi syariah di kawasan penyangga IKN. (Imy)