BI Balikpapan Siapkan Rp2 Triliun Uang Layak Edar Lewat Program SERAMBI 2026

Redaksi IDC | Sunday, 15 March 2026 | 07:59
DSC01988

MEDIAONLINEIDC.COM; BALIKPAPAN — Bank Indonesia menyelenggarakan Program SERAMBI (Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri) 2026 dengan tema “Rupiah Memberi Makna di Bulan Penuh Berkah”. Program ini menjadi bagian dari komitmen Bank Indonesia untuk menjaga ketersediaan uang rupiah bagi masyarakat selama periode Ramadan hingga Idulfitri.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan Robi Ariadi, mengatakan program SERAMBI merupakan agenda tahunan Bank Indonesia untuk memastikan masyarakat dapat memperoleh uang rupiah layak edar selama Ramadan dan Idulfitri.

“Program SERAMBI ini kami selenggarakan untuk memastikan kebutuhan masyarakat terhadap uang rupiah selama Ramadan dan Idulfitri dapat terpenuhi dengan baik,” kata Robi Ariadi.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut telah dimulai sejak 13 Februari hingga 17 Maret 2026 dengan melibatkan berbagai mitra strategis.

“Kami bekerja sama dengan perbankan, Pegadaian, dan Perbarindo untuk menyediakan layanan penukaran uang rupiah kepada masyarakat di wilayah Kota Balikpapan, Kabupaten Penajam Paser Utara, dan Kabupaten Paser,” ujarnya.

Untuk mendukung kebutuhan uang tunai masyarakat, Bank Indonesia Balikpapan menyiapkan uang layak edar sebesar Rp2 triliun. Jumlah ini meningkat sekitar 11 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang sebesar Rp1,8 triliun.

“Kami menyiapkan uang layak edar sebesar Rp2 triliun pada periode SERAMBI 2026. Nilai ini meningkat sekitar 11 persen dibandingkan tahun lalu,” kata Robi.

Selain uang tunai, ia juga mengimbau masyarakat memanfaatkan transaksi pembayaran digital selama Ramadan dan Idulfitri.

“Kami juga mendorong masyarakat memanfaatkan layanan transaksi digital seperti mobile banking, internet banking, maupun QRIS untuk berbagai kebutuhan pembayaran selama Ramadan dan Idulfitri,” ujarnya.

Hingga 12 Maret 2026, realisasi uang kartal yang telah dikeluarkan oleh Bank Indonesia Balikpapan tercatat sebesar Rp1,16 triliun atau sekitar 60 persen dari total uang layak edar yang disiapkan.

“Sampai dengan 12 Maret 2026, realisasi uang kartal yang telah kami keluarkan mencapai Rp1,16 triliun atau sekitar 60 persen dari total uang layak edar yang disiapkan,” kata Robi.

Menurutnya, sisa alokasi uang layak edar akan dioptimalkan pada pekan terakhir Ramadan.

“Sisa alokasi uang layak edar akan kami optimalkan pada minggu terakhir Ramadan, yaitu pada 13 sampai 17 Maret 2026,” ujarnya.

Ia menjelaskan, jenis uang yang masih tersedia untuk penukaran didominasi oleh uang pecahan besar yang biasanya digunakan untuk kebutuhan transaksi ritel dan pembayaran dengan nominal besar.

“Proporsi uang layak edar yang masih tersedia saat ini didominasi oleh uang pecahan besar yang umumnya digunakan untuk kebutuhan transaksi ritel maupun pembayaran dengan nominal yang lebih besar,” katanya.

Dari sisi jumlah kuota penukaran, Bank Indonesia mencatat hingga saat ini telah terserap 24.027 paket atau sekitar 90 persen dari total kuota penukaran yang disediakan sebanyak 26.620 paket.

“Sampai saat ini kuota penukaran sudah terserap sekitar 24.027 paket atau sekitar 90 persen dari total kuota yang kami sediakan,” ujar Robi.

Dalam pelaksanaannya, Bank Indonesia Balikpapan menyediakan berbagai layanan penukaran uang melalui sejumlah skema, seperti kas keliling, layanan penukaran di perbankan, serta layanan terpadu bersama perbankan dan Pegadaian.

Kas keliling retail digelar di sejumlah tempat ibadah di Kota Balikpapan, antara lain Masjid At Taqwa, Islamic Center, Masjid Al Ula, dan Masjid Al Amin.

Selain itu, penukaran uang juga dilayani melalui loket perbankan yang tersebar di wilayah Balikpapan, Penajam Paser Utara, dan Paser.

Bank Indonesia juga menggelar kas keliling tematik pada berbagai kegiatan Ramadan, seperti bazar Ramadan di Ibu Kota Nusantara dan Festival Ramadan Ekonomi Kreatif di Taman Bekapai Balikpapan.

“Kami juga menghadirkan layanan kas keliling tematik pada berbagai kegiatan Ramadan untuk memudahkan masyarakat menukarkan uang saat beraktivitas di pasar Ramadan maupun kegiatan ekonomi lainnya,” kata Robi.

Pada termin kedua, layanan penukaran uang juga disediakan melalui kas keliling peduli mudik di Bandara SAMS Sepinggan dan Pelabuhan Semayang Balikpapan.

“Kami menghadirkan layanan kas keliling peduli mudik di Bandara SAMS Sepinggan dan Pelabuhan Semayang untuk memudahkan masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik memperoleh uang baru,” ujarnya.

Selain itu, Bank Indonesia bersama perbankan dan Pegadaian juga menyelenggarakan layanan penukaran terpadu pada 10 hingga 12 Maret 2026 di BSCC Dome Balikpapan dengan kuota sebanyak 3.000 paket yang dipesan melalui aplikasi PINTAR.

Untuk menjangkau masyarakat lebih luas, kas keliling tematik juga digelar di sembilan titik pasar Ramadan di wilayah Balikpapan, Penajam Paser Utara, dan Paser.

Melihat tingginya minat masyarakat untuk menukarkan uang menjelang Idulfitri, Bank Indonesia kembali menyiapkan layanan penukaran tambahan melalui program Layanan Peduli Mudik.

“Melalui program Layanan Peduli Mudik, kami akan membuka layanan penukaran uang pada 16 dan 17 Maret 2026 di Bandara SAMS Sepinggan dan Pelabuhan Semayang Balikpapan,” kata Robi.

Ia menambahkan, layanan tersebut disiapkan untuk membantu masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik agar tetap dapat memperoleh uang rupiah layak edar.

“Kami menyiapkan kuota sebanyak 400 paket penukaran agar masyarakat yang akan mudik tetap dapat memperoleh uang rupiah layak edar sebelum melakukan perjalanan,” ujarnya. (Imy)

Tags : ,