PLN Prediksi Pemakaian Listrik Nataru Naik 14 Persen, Pasokan Kaltimra Dipastikan Aman

Redaksi IDC | Thursday, 18 December 2025 | 17:17
pln nataru


MEDIAONLINEIDC.COM; BALIKPAPAN– PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra) memprediksi terjadi kenaikan beban pemakaian listrik sebesar sekitar 14 persen selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Peningkatan konsumsi ini seiring meningkatnya mobilitas masyarakat, aktivitas ibadah, serta kegiatan ekonomi selama libur akhir tahun.

“Kami memprediksi adanya kenaikan beban sekitar 14 persen dibandingkan tahun lalu. Namun secara sistem, daya mampu pasok kami sangat cukup sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap keandalan listrik selama Natal dan Tahun Baru,” ujar General Manager PLN UID Kaltimra Muchamad Chaliq Fadli pada Kamis (18/ 12/ 2025)

Chaliq mengatakan meskipun terjadi peningkatan beban, kondisi sistem kelistrikan di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara berada dalam keadaan aman dengan cadangan daya yang mencukupi.

Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, PLN UID Kaltimra menyiagakan 1.108 personel yang terdiri dari petugas teknik, tenaga alih daya, dan mitra kerja, serta mengoperasikan 95 Posko Siaga Distribusi yang tersebar di seluruh wilayah Kaltimra. Chaliq berujar kesiapsiagaan ini didukung peralatan lengkap, mulai dari genset, UPS, hingga cadangan daya di lokasi-lokasi prioritas.

“Dengan kesiapsiagaan personel, peralatan, dan koordinasi lintas instansi, kami berkomitmen menjaga pasokan listrik tetap andal agar masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan aman dan nyaman,” ujarnya antusias.

Kata Chaliq menjelaskan secara sistem, pasokan listrik Kaltimra ditopang oleh Sistem Mahakam yang telah terinterkoneksi melalui jaringan Saluran Udara Tegangan Tinggi 150 kV. Daya mampu pasok mencapai 1.382,95 MW, sementara proyeksi beban puncak berada di angka 993,8 MW, sehingga tersedia cadangan daya sekitar 389,15 MW yang cukup untuk mengamankan pasokan selama Nataru.

Selain sistem interkoneksi, kata Chaliq, PLN UID Kaltimra juga memastikan keandalan listrik pada sistem-sistem terisolasi di wilayah kepulauan dan daerah terpencil. Daya mampu pasok pada sistem isolated mencapai 155 MW dengan beban puncak 119 MW, sehingga seluruh wilayah tetap dalam kondisi aman selama periode Nataru.

“Sebagai langkah antisipasi tambahan, PLN UID Kaltimra memprioritaskan pengamanan pasokan listrik di 172 lokasi vital, seperti gereja, fasilitas layanan publik, kantor pemerintahan, serta pusat perayaan Tahun Baru,” kata Chaliq.

Chaliq juga memastikan PLN telah meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dan bencana alam dengan menyiapkan tim respons cepat di sejumlah titik rawan.

“Dengan kesiapan sistem, personel, dan peralatan tersebut, PLN UID Kaltimra optimistis pasokan listrik tetap andal sehingga masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan aman dan nyaman,” ujarnya optimis. (Imy)