
MEDIAONLINEID.COM: BALIKPAPAN– Aktivitas digital masyarakat cenderung meningkat selama Ramadan. Mulai dari transaksi belanja kebutuhan Lebaran, pengiriman THR, mudik, hingga sedekah digital dilakukan dalam waktu hampir bersamaan.
Di tengah lonjakan tersebut, risiko penipuan digital ikut meningkat. Data 2025 mencatat kasus penipuan digital selama Ramadan naik 34,7 persen. Sebanyak 89 persen terjadi melalui WhatsApp dan 64 persen melalui panggilan telepon. Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) juga mencatat 23.541 laporan penipuan di Pulau Kalimantan dengan nilai kerugian mencapai Rp139,64 miliar.
“Di Balikpapan, kerugian akibat penipuan digital tercatat mencapai Rp41,8 miliar,” ujar Yogo Pandego Bagus Widodo – Acting Officer Head of Circle Kalisumapa & SVP Head of Sales Prepaid & Distribution Circle Kalisumapa IOH, dalam bincang media pada Selasa (24/ 02/ 2026).
Merespons kondisi itu, PT Indosat Ooredoo Hutchison melalui brand IM3 menghadirkan fitur SATSPAM+ (Satuan Anti Scam dan Spam Plus) dengan perlindungan WhatsApp Call yang diklaim pertama di Indonesia. Yogo berujar, ftur ini bekerja secara real-time untuk mendeteksi dan memblokir potensi penipuan melalui SMS, panggilan reguler, hingga WhatsApp Call.
“Peningkatan aktivitas digital saat Ramadan perlu diimbangi perlindungan yang lebih kuat sebab diperiode ini komunikasi dan transaksi meningkat tajam, ujarnya.
“Kami ingin pelanggan bisa beraktivitas dengan tenang tanpa khawatir hasil kerja kerasnya terancam penipuan,” ujarnya menambahkan.
Kata Yogo menjelaskan sejak diluncurkan pada Agustus 2025, penggunaan fitur anti scam IM3 SATSPAM+ di Balikpapan dan wilayah Kalimantan menunjukkan tren pertumbuhan positif. Perlindungan tidak hanya penting bagi pengguna aktif, tetapi juga kelompok rentan.
“Kami ingin melindungi seluruh lapisan masyarakat, termasuk lansia dan warga di daerah terpencil yang lebih rentan menjadi korban penipuan digital,” jelasnya.
Untuk menjaga kualitas layanan selama Ramadan, IM3 memperkuat 233 BTS di Balikpapan dan 5.135 BTS di Kalimantan. Sejumlah BTS bergerak juga disiagakan di titik mobilitas tinggi seperti kampus, bandara, pusat kota, dan rumah sakit.
“Penguatan jaringan ini kami lakukan agar koneksi tetap stabil meski terjadi lonjakan trafik yang signifikan,” tambah Yogo.
Kata Yogo menjelaskan, selama Ramadan, pelanggan IM3 otomatis mendapatkan perlindungan SATSPAM+ tanpa biaya tambahan dalam berbagai pilihan paket data. Paket unggulan tersedia 150GB untuk 28 hari seharga Rp150.000 dan 300GB untuk 28 hari seharga Rp200.000, lengkap dengan 5.000 menit dan SMS ke sesama IM3 dan Tri serta akses Viu atau Vidio Ultimate Mobile.Tersedia pula paket harian hingga mingguan mulai dari 20GB untuk 3 hari seharga Rp20.000, 30GB untuk 5 hari Rp30.000, hingga 75GB untuk 10 hari Rp50.000 yang disertai 1.000 menit dan SMS ke sesama IM3 dan Tri.Untuk pelanggan IM3 Platinum, perlindungan SATSPAM+ sudah termasuk dalam layanan pascabayar.
Pelanggan juga mendapatkan manfaat roaming di Malaysia dan Singapura menggunakan kuota utama. Paket Platinum 50 ditawarkan seharga Rp100.000 per bulan dengan kuota 50GB serta promo tambahan 25GB seharga Rp25.000 dengan masa aktif 7 hari.
“Selain menghadirkan fitur keamanan, IM3 juga menjalankan program Desa Digital yang menyasar 1.000 desa untuk meningkatkan literasi digital di lingkungan keluarga, pasar, dan sekolah,” kata Yogo.
IM3 turut menghadirkan program Surau Berdaya dengan merevitalisasi sejumlah surau agar menjadi ruang ibadah sekaligus ruang pemberdayaan masyarakat.
“Ramadan adalah momen kebersamaan. Kami ingin hadir bukan hanya lewat jaringan yang cepat, tetapi juga lewat perlindungan dan kontribusi nyata bagi masyarakat,” tutup Yogo seraya tersenyum. (Imy)








