MEDIAONLINEIDC.COM; BALIKPAPAN– Telkomsel resmi menutup program Borneo Youth and Community Apprentice Development Program (BEYOND) melalui acara BEYOND Graduation di Kantor Telkomsel Regional Kalimantan, Sabtu (23/5).
Program tersebut menjadi puncak perjalanan 15 talenta muda terbaik dari Institut Teknologi Kalimantan, Universitas Mulia, dan Universitas Terbuka yang berasal dari berbagai disiplin ilmu, mulai dari Ilmu Komunikasi, Teknik Industri, Teknologi Informasi, Desain Komunikasi Visual hingga Perencanaan Wilayah dan Kota.
General Manager Mobile Consumer Business Telkomsel Region Kalimantan, Eureka Meliala mengatakan program BEYOND dirancang sebagai wadah akselerasi talenta muda berbasis project nyata selama tiga bulan.
“Mahasiswa tidak cukup hanya pintar akademis. Melalui BEYOND, mereka belajar berpikir seperti profesional, memahami brief, bekerja dalam tim beragam, dan bertanggung jawab atas hasil kerja,” ujar Eureka.
Ia menegaskan, dunia kerja saat ini membutuhkan talenta yang siap berkontribusi dan memiliki kemampuan adaptasi tinggi terhadap perkembangan industri digital.
“Bagi Telkomsel, ini investasi jangka panjang untuk membangun pipeline talenta digital lokal yang memahami konteks Kalimantan dan siap bersaing secara nasional,” katanya.
Selama program berlangsung, para peserta mengikuti kelas dua minggu sekali bersama mentor praktisi industri dengan materi digital marketing, content strategy, data analytics, product management, public speaking hingga personal branding.
Telkomsel juga menggandeng sejumlah mitra seperti ParagonCorp, BilinGo, dan Rumah BUMN Pertamina guna memperkaya pengalaman peserta.
Selain itu, peserta juga melakukan kunjungan industri ke Ciro Waste dan Swissôtel Nusantara di IKN untuk melihat langsung operasional bisnis berkelanjutan dan industri hospitality bertaraf internasional.
“Melalui pengalaman langsung di lapangan, peserta dapat memahami bagaimana industri bekerja secara nyata sekaligus membangun kesiapan mereka menghadapi dunia profesional,” kata Eureka.
Dalam program tersebut, 15 peserta dibagi ke dalam empat tim lintas kampus dan program studi yakni Aetheria, Fantastic Four, Ekatva, dan Vectra. Mereka menjalani weekly project untuk mengasah kemampuan kolaborasi, problem solving, dan adaptabilitas.
Berbagai proyek yang dihasilkan antara lain desain kreatif, BEYOND Goes to School bersama by.U, Tukar Poin Telkomsel, Telkomsel Ads Challenge, kolaborasi UMKM hingga LIVE Podcast SUNSET.
“Peserta dibiasakan bekerja dengan deadline, menerima feedback, dan mempresentasikan ide di depan stakeholder layaknya profesional,” ujarnya.
Pada malam graduation, Telkomsel juga mengumumkan para pemenang kategori Top Rank Group. Tim Vectra berhasil meraih Winner Group, disusul Ekatva sebagai 1st Runner Up Group dan Fantastic Four sebagai 2nd Runner Up Group.
Selain itu, penghargaan individu diberikan kepada Sherlinda F sebagai Most Outstanding Talent, Aljosa Maynardian sebagai Best BEYOND Captain, Salma Hayek Safira sebagai Best Creative Designer, M. Rifqy Anwar sebagai Best Video Creator, dan Dwifha A Dewantara sebagai Best Storyteller.
Eureka menyebut program BEYOND tidak hanya memberikan pengalaman kerja nyata, tetapi juga mengubah cara pandang peserta terhadap dunia karier.
“Hal paling membanggakan dari BEYOND adalah transformasi mindset peserta. Dari yang awalnya ragu, kini mereka percaya diri presentasi di depan manajemen,” ungkapnya.
Menurutnya, program tersebut juga menjadi sarana bagi Telkomsel memahami aspirasi generasi muda di Kalimantan.
“BEYOND menjadi jendela bagi Telkomsel untuk memahami aspirasi anak muda Kalimantan. Ke depan, kami berharap program ini bisa menjadi model kolaborasi industri dan kampus yang direplikasi di wilayah lain,” tutup Eureka. (Imy)









