MEDIAONLINEIDC.COM; PENAJAM PASER UTARA– PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Kilang Balikpapan memperingati International Fire Fighters’ Day (IFFD) 2026 melalui kegiatan IFFD Goes to School di Sekolah Dasar Negeri 028 Penajam Paser Utara. Kegiatan ini diisi dengan sosialisasi bahaya kebakaran, praktik penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), serta penggunaan fire blanket bagi siswa dan tenaga pendidik.

Area Manager Communication, Relations & CSR PT PPN Kilang Balikpapan, Dodi Yapsenang mengatakan kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan lingkungan sekolah terhadap situasi darurat kebakaran.
“Melalui peringatan IFFD 2026 ini, kami ingin meningkatkan kesiapsiagaan guru dan siswa dalam menghadapi kondisi darurat kebakaran. Edukasi sejak dini sangat penting agar masyarakat, khususnya anak-anak, memahami langkah penanganan awal yang tepat,” ujar Dodi.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari dukungan perusahaan terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin keempat tentang pendidikan berkualitas.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga membangun budaya keselamatan di lingkungan sekolah,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai jenis-jenis kebakaran, penyebab kebakaran, hingga langkah pencegahan yang dapat dilakukan di rumah maupun sekolah. Setelah sesi teori, para siswa dan guru mengikuti simulasi pemadaman api menggunakan APAR bersama tim Fire Brigade PT PPN Kilang Balikpapan.
Kepala SDN 028 Penajam Paser Utara, Frantina Hendwi Sulistiyani mengapresiasi kegiatan edukasi yang diberikan kepada para siswa.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pertamina atas kegiatan sosialisasi dan praktik pemadaman api ini. Materi yang diberikan sangat bermanfaat bagi seluruh warga sekolah, terutama untuk menambah pengetahuan tentang penanganan kebakaran,” kata Frantina.
Menurutnya, kegiatan praktik langsung membuat siswa lebih mudah memahami materi yang disampaikan.
“Anak-anak terlihat sangat antusias karena mereka bisa mencoba langsung penggunaan APAR dan mengetahui langkah-langkah penyelamatan sederhana saat terjadi kebakaran,” ujarnya.
Selain edukasi dan simulasi, PT PPN Kilang Balikpapan juga menyerahkan dua unit APAR kepada pihak sekolah sebagai bentuk dukungan terhadap kesiapsiagaan bencana di lingkungan pendidikan.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Para siswa aktif bertanya dan mencoba langsung alat pemadam api di bawah pendampingan petugas.
Salah satu siswa SDN 028, Inara Almira mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut.
“Tadi kami diajarkan tentang kebakaran, cara menggunakan APAR, dan cara memadamkan api memakai fire blanket. Kegiatannya seru karena kami bisa praktik langsung memadamkan api bersama-sama,” ujar Inara.
Melalui kegiatan ini, PT PPN Kilang Balikpapan berharap edukasi kesiapsiagaan kebakaran dapat meningkatkan kesadaran dan kemampuan dasar masyarakat sekolah dalam menghadapi potensi kebakaran ringan sejak dini. (Imy)









