Serunya Anak RA Al- Ikhlas Kenal Dunia Radio di IDC FM

Redaksi IDC | Friday, 17 April 2026 | 17:03
Murid RA Al- Ikhlas antusiasi saat bergiliran mengisi siaran di studio IDC FM. (Foto: Imay/ mediaonlineidc.com)
Murid RA Al- Ikhlas antusiasi saat bergiliran mengisi siaran di studio IDC FM. (Foto: Imay/ mediaonlineidc.com)

MEDIAONLINEIDC.COM; BALIKPAPAN– Suasana ceria dan penuh tawa mewarnai Studio IDC FM di kawasan Prapatan, Balikpapan Kota, Jumat pagi (17/04/2026). Sebanyak 63 murid dari Raudathul Athfal (RA) Al-Ikhlas tampak antusias mengikuti kunjungan edukasi bertema alat komunikasi.

Ketua Komite RA Al- Ikhlas Nana (Jilbab biru) dan Kepala Sekolah RA Al- Ikhlas (Jilbab mocca) saat kunjungan edukasi ke studio IDC FM. (Foto: Imay/ mediaonlineidc.com)

Sejak tiba di studio yang beralamat di lingkungan SDIT & SMP Islam Istiqamah YIB, anak-anak langsung disambut hangat oleh para penyiar. Wajah-wajah polos itu terlihat penasaran saat pertama kali melihat peralatan siaran radio dari dekat.

Kunjungan yang berlangsung sekitar satu setengah jam itu dimanfaatkan para murid untuk merasakan langsung pengalaman siaran. Secara bergantian, mereka memasuki ruang siaran dan tampil dalam sesi siaran dan talkshow sederhana.

“Aku senang bisa pegang mic, tadi aku baca doa,” ucap salah Mika, satu murid dengan wajah berbinar usai siaran.

Tak hanya itu, beberapa anak juga melafalkan surah-surah pendek juz 30, menghafal hadis seperti tentang kasih sayang, menutup aurat, hingga hadis “senyum itu sedekah”. Suasana semakin meriah saat anak-anak menyanyikan lagu bahasa Inggris, bersholawat, dan menampilkan tepuk anak sholeh.

Kepala Sekolah RA Al-Ikhlas Suhartini, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran tematik di sekolah.

“Kunjungan edukasi ke studio IDC FM ini untuk mengenalkan alat komunikasi radio, manfaatnya, serta cara kerjanya agar peserta didik bisa memahami secara langsung,” ujarnya seraya tersenyum.

Ia menambahkan, seluruh murid didampingi enam guru serta perwakilan komite sekolah selama kegiatan berlangsung. Menurutnya, pengalaman ini menjadi hal baru yang sangat berkesan bagi anak-anak.

“Alhamdulillah anak-anak dapat pelajaran baru, bisa kenal radio, bahkan bisa mencoba siaran. Mungkin sebelumnya banyak yang belum tahu seperti apa radio itu,” katanya.

Antusiasme terlihat jelas saat anak-anak bergiliran masuk ke ruang siaran bersama penyiar IDC FM, Uli Abdurrahman dan Irna Daud. Mereka tampak percaya diri meski baru pertama kali berbicara di depan mikrofon.

RA Al-Ikhlas sendiri telah berdiri sejak tahun 2012 dan memiliki dua kelas, yakni TK A dan TK B untuk anak usia 4 hingga 5 tahun. Suhartini menegaskan bahwa sekolahnya memiliki keunggulan dalam pembelajaran berbasis nilai-nilai keislaman.

“Ciri khas kami mengintegrasikan pembelajaran keislaman, mulai dari hafalan doa, praktik ibadah, hingga adab sehari-hari,” ujarnya antusias.

Ia juga mengungkapkan bahwa kegiatan kunjungan edukasi seperti ini sudah rutin dilakukan sejak awal berdirinya sekolah.

“Kunjungan edukasi sudah kami lakukan sejak sekolah ini berdiri. Terima kasih kepada komite yang sudah membantu dan juga kepada IDC FM yang bersedia menerima kami,” tuturnya.

Ketua Komite RA Al-Ikhlas, Nana, menyebut kunjungan ke studio radio menjadi pengalaman baru bagi para siswa.

“Terima kasih untuk hal-hal baru yang diperoleh hari ini. Harapannya sekolah dan komite terus bersinergi dalam mengedukasi anak-anak,” katanya.

Ia juga berharap kegiatan semacam ini dapat membentuk karakter anak yang lebih baik.

“Harapannya anak-anak menjadi lebih soleh, mengenal teknologi, dan bisa memilah mana yang bermanfaat,” ujarnya sambil tersenyum.

Sementara itu, penyiar IDC FM, Uli Abdurrahman, mengaku senang bisa berbagi pengalaman dengan anak-anak.

“Terima kasih kepada pihak sekolah dan komite yang sudah memilih IDC FM sebagai tempat edukasi. Semoga ini membawa manfaat dan kita bisa terus bersinergi untuk pendidikan anak-anak,” katanya. (Imy)