Kilang Pertamina Unit Balikpapan Raih Tiga Penghargaan K3, Tegaskan Komitmen Operasi Aman dan Efisien

Redaksi IDC | Friday, 14 November 2025 | 12:53
lagiiii

MEDIAONLINEIDC.COM; BALIKPAPAN– Upaya menjaga keberlanjutan operasi dan meningkatkan efisiensi melalui penguatan budaya keselamatan kembali membuahkan hasil bagi PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Balikpapan. Perusahaan meraih tiga penghargaan pada Anugerah Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Provinsi Kalimantan Timur 2025 yang digelar di Plenary Hall Sempaja, Samarinda.

Ketiga penghargaan tersebut ialah Program Pencegahan dan Penanggulangan HIV & AIDS di Tempat Kerja, Program Penanggulangan Tuberkulosis di Tempat Kerja, serta penghargaan Kecelakaan Nihil (Zero Accident).

“Capaian ini menggambarkan konsistensi KPI dalam menciptakan lingkungan kerja aman yang mendukung produktivitas dan stabilitas operasi kilang, ujar Area Manager Communication, Relations & CSR PT KPI Unit Balikpapan Dodi Yapsenang.

Dodi mengatakan bahwa penghargaan tersebut tidak hanya menjadi pengakuan publik, tetapi juga pengingat bagi perusahaan untuk menjaga standar keselamatan. Hal tersebut, kata Dodi, merupakan wujud nyata komitmen seluruh pekerja RU V Balikpapan dalam menjadikan K3 sebagai budaya utama di setiap lini operasi.

“Ini bukan sekadar prestasi, tetapi pengingat bagi kami untuk terus meningkatkan standar keselamatan agar kegiatan operasional selalu aman, efisien, dan berkelanjutan,” ujarnya optimis.

Dari perspektif pemerintah daerah, penerapan K3 dinilai berkontribusi pada perbaikan kualitas hidup masyarakat dan iklim investasi daerah. Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji, dalam sambutannya menekankan pentingnya kepatuhan perusahaan terhadap budaya K3.

Ia berujar keberhasilan program K3 akan meningkatkan kualitas hidup dan Indeks Pembangunan Manusia di Kalimantan Timur. Ia berharap praktik K3 dapat menjadi kebiasaan yang terbawa hingga lingkungan keluarga.

“Kita harus membuat komitmen kuat untuk mewujudkan pekerjaan yang layak,” kata Seno.

“Kami ingin penerapan K3 dimulai dari hal kecil dan menjadi budaya yang terbawa sampai rumah masing-masing,” ujarnya menambahkan.

Dukungan juga datang dari pemerintah pusat. Staf Ahli Kementerian Ketenagakerjaan Bidang Ekonomi Ketenagakerjaan Aris Wahyudi, mengatakan penghargaan K3 sebagai bagian dari strategi peningkatan produktivitas perusahaan.

“Penerapan K3 tidak hanya untuk mencegah kecelakaan, tetapi untuk mendukung efisiensi dan keberlanjutan usaha. Penghargaan ini adalah komitmen moral dan sosial untuk melindungi keselamatan kerja,” ujar Aris.

Ia juga menegaskan bahwa lingkungan kerja yang sehat dan aman berpengaruh langsung terhadap produktivitas tenaga kerja.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Timur Rozani Erawandi, berujar bahwa penghargaan K3 ditujukan untuk mendorong kompetisi positif antarkorporasi.

“Dengan penghargaan ini, kita ingin menumbuhkan budaya K3 yang unggul untuk mengurangi kecelakaan kerja. Dari 34.391 perusahaan di Kalimantan Timur per September 2025, baru 329 perusahaan yang memenuhi persyaratan penerapan K3,” kata Rozani.

KPI Unit Balikpapan menyatakan akan terus menempatkan aspek keselamatan sebagai prioritas utama dalam seluruh aktivitas operasional, terutama di tengah proyek pengembangan kilang yang membutuhkan tingkat keandalan tinggi. Manajemen menegaskan bahwa pencapaian K3 merupakan fondasi bagi ketahanan energi nasional dan keberlanjutan bisnis. (Imy)