
MEDIAONLINEIDC.COM; BALIKAPAN– PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memastikan kesiapan pasokan dan layanan energi selama Ramadan hingga Idulfitri 1447 Hijriah dengan membentuk Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idulfitri 2026. Satgas tersebut mulai bertugas pada Senin (9/3/2026) untuk memastikan distribusi energi berjalan lancar selama periode meningkatnya aktivitas masyarakat.
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Isfahani, mengatakan pembentukan Satgas merupakan langkah strategis perusahaan untuk menjamin ketersediaan energi bagi masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri.
“Kami memastikan kesiapan penuh dari sisi pasokan maupun distribusi energi agar kebutuhan masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri dapat terpenuhi dengan baik,” ujar Isfahani.
Ia menjelaskan, berdasarkan proyeksi, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 14–15 Maret 2026 serta 18–19 Maret 2026. Sementara itu, peningkatan arus balik diperkirakan terjadi setelah perayaan Idulfitri.
Menurutnya, peningkatan mobilitas masyarakat pada periode tersebut akan berdampak pada meningkatnya kebutuhan energi, khususnya bahan bakar minyak (BBM) dan liquefied petroleum gas (LPG).
“Melalui Satgas Ramadan dan Idulfitri, kami melakukan berbagai langkah antisipatif untuk memastikan distribusi energi tetap berjalan optimal di seluruh wilayah Kalimantan,” jelasnya.
Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan juga terus berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan guna menjaga kelancaran distribusi energi, terutama di wilayah dengan potensi peningkatan konsumsi selama masa mudik dan arus balik.
Selain memastikan kecukupan stok, Pertamina juga menyiapkan berbagai langkah operasional guna memperkuat layanan kepada masyarakat selama masa siaga Ramadan dan Idulfitri.
“Komitmen kami adalah memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idulfitri dengan nyaman tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan energi,” tambah Isfahani. (Imy)








