Wakaf Produktif Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

Redaksi IDC | Thursday, 25 June 2026 | 18:43
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan - Robi Ariadi
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan - Robi Ariadi

MEDIAONLINEIDC.COM; BALIKPAPAN– Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Balikpapan terus memperkuat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah melalui penguatan wakaf produktif. Salah satu upaya yang dilakukan yakni penyelenggaraan Lelang Wakaf Produktif yang menjadi bagian dari rangkaian Road to Pekan Ekonomi Syariah Nusantara (PESAN) 2026.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan – Robi Ariadi

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan Robi Ariadi, mengatakan wakaf produktif memiliki potensi besar untuk mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat keuangan sosial syariah di daerah.

“Wakaf produktif bukan hanya instrumen ibadah sosial, tetapi juga memiliki dampak ekonomi yang nyata. Karena itu kami terus mendorong peningkatan literasi masyarakat sekaligus memperkuat partisipasi publik dalam berbagai proyek wakaf produktif,” kata Robi.

Menurut dia, penguatan wakaf produktif menjadi salah satu strategi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, terutama melalui pemberdayaan masyarakat dan penguatan kemandirian lembaga keagamaan serta pesantren.

“Melalui kegiatan lelang wakaf produktif, kami ingin memperluas pemahaman masyarakat bahwa wakaf dapat dikelola secara produktif sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan saat ini, tetapi juga berkelanjutan bagi generasi berikutnya,” ujarnya.

Robi menjelaskan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di wilayah Balikpapan, Penajam Paser Utara, Paser, hingga kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Kami melihat keuangan sosial syariah memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah. Karena itu sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan terus diperkuat agar manfaat wakaf produktif semakin luas dirasakan masyarakat,” katanya.

Selain lelang wakaf produktif, Bank Indonesia Balikpapan juga telah menggelar berbagai program penguatan kapasitas, termasuk pelatihan pengelolaan wakaf produktif dan pendampingan kepada pengelola wakaf.

“Tujuan akhirnya adalah menciptakan dampak sosial ekonomi yang lebih besar, memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat, serta mendukung pembangunan ekonomi syariah yang berdaya saing,” tutup Robi. (Imy)