PROPAMI Kaltim Hadir, Dorong Etika Profesi dan Peluang Karier di Pasar Modal

Redaksi IDC | Wednesday, 22 April 2026 | 17:58
Ketua PROPAMI Samarinda dan Balikpapan Raya Nur Fitri Ekasari D (Jilbab Hitam) usai dilantik di Kantor Perwakilan BEI Kalimantan Timur pada Sabtu (18/ 04/ 2026)
Ketua PROPAMI Samarinda dan Balikpapan Raya Nur Fitri Ekasari D (Jilbab Hitam) usai dilantik di Kantor Perwakilan BEI Kalimantan Timur pada Sabtu (18/ 04/ 2026)

Ketua PROPAMI Samarinda dan Balikpapan Raya Nur Fitri Ekasari D (Jilbab Hitam)

MEDIAONLINEIDC.COM; BALIKPAPAN– Perkumpulan Profesi Pasar Modal Indonesia (PROPAMI) resmi membentuk kepengurusan di Kalimantan Timur untuk pertama kalinya pada Sabtu (18/ 04/ 2026). Bertempat Kantor Perwakilan BEI Kalimantan Timur, Jl. Jenderal Sudirman No. 33, kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Wilayah Bursa Efek Indonesia Kaltimtara, Ferdinan Sihombing. Dari Perwakilan PROPAMI ada Bendahara Umum PROPAMI Pusat sekaligus Asesor Lisensi BNSP, Adv. Dr. Titis Sosro Triraharjo, Sekretaris Departemen pendidikan dan pelatihan Bapak Taufan Febiola dan Bapak Panji. Adapun PROPAMI Samarinda dan Balikpapan Raya dilantik secara virtual oleh Ketua Umum PROPAMI, NS Aji Martono.

Dalam sambutannya, Ferdinan Sihombing menyampaikan bahwa kehadiran PROPAMI Samarinda–Balikpapan Raya diharapkan dapat mendorong perkembangan pasar modal di Kalimantan Timur, tidak hanya melalui penguatan peran profesi, tetapi juga peningkatan literasi dan edukasi kepada masyarakat.

“Pelantikan ini menjadi momentum penting, dengan adanya PROPAMI diharapkan bisa memperkuat ekosistem pasar modal sekaligus memperluas pemahaman masyarakat terhadap industri pasar modal yang berintegritas terutama di Wilayah Samarinda- Balikpapan” ujar Ketua PROPAMI Samarinda dan Balikpapan Raya Nur Fitri Ekasari D usai pelantikan

Fitri- demikian ia disapa, mengatakan PROPAMI Samarinda dan Balikpapan Raya hadir salah satunya dilatarbelakangi karena masih rendahnya minat terhadap profesi di sektor pasar modal. Padahal, masih terdapat peluang yang sangat besar di industri ini khususnya diarea Samarinda dan Balikpapan Raya.

“Kalau untuk programnya, detailnya nanti akan di diskusikan lebih lanjut dengan pengurus Wilayah Samarinda-Balikpapan Raya. Mungkin kedepannya akan ada PPL dan sosialisasi mengenai Pasar Modal. Harapannya dengan hadirnya PROPAMI di sini, mampu menjadi jembatan informasi sekaligus wadah masyarakat dan generasi muda dalam mengembangkan serta meningkatkan kompetensi di industri pasar modal.” ujarnya optimis.

Beranjak dari hal tersebut, program awal PROPAMI di Kaltim adalah menyasar kalangan Generasi Muda melalui edukasi langsung. Program ini dinamai dengan Edukasi Program Pendidikan Berkelanjutan (PPL) terkait pengembangan kompetensi di bidang pasar modal.

Penguatan dan Etika Profesi

Dalam rangkaian kegiatan, peserta juga mengikuti Program Pendidikan Berkelanjutan (PPL) yang membahas berbagai aspek penting di dunia pasar modal.
Materi yang diberikan meliputi roadmap peluang karier, kode etik profesi dan perizinan, sertifikasi pasar modal, hingga behaviour finance.

Bendahara Umum PROPAMI Pusat sekaligus Asesor Lisensi BNSP Adv. Dr. Titis Sosro Triraharjo dalam pemaparannya, mengatakan bahwa pentingnya etika dan perilaku dalam profesi pasar modal. Hal itu tertuang dalam kode etik PROPAMI selaras dengan POJK Nomor 13 Tahun 2025 tentang pengendalian internal dan perilaku perusahaan efek.

“Pemahaman terhadap etika profesi menjadi fondasi utama dalam menjalankan aktivitas di industri ini. Tujuannya agar anggota memahami standar etik profesi, memahami kewajiban hukum perilaku, serta memperkuat integritas dan perlindungan nasabah,” ujarnya menekankan.

Kata Titis menjelaskan pelaku pasar juga dituntut memahami proses bisnis secara menyeluruh. Termasuk ketika mencari nasabah, sehingga tetap berada dalam koridor aturan.

“Kehadiran PROPAMI di daerah diharapkan mampu meningkatkan kompetensi sumber daya manusia sekaligus memperluas pemahaman masyarakat terhadap industri pasar modal yang profesional dan berintegritas,” kata Titis.

PROPAMI sendiri merupakan organisasi yang mewadahi para profesional pasar modal. Organisasi ini sebelumnya bernama Asosiasi Profesi Pasar Modal Indonesia (APPMI), sebelum akhirnya berubah menjadi perkumpulan. (Imy)