Menitipkan Harapan di Pundak Pengurus Baru Masjid Baiturrahim Sepiner Baru

Redaksi IDC | Monday, 02 February 2026 | 20:47
masjid

MEDIAONLINEIDC.COM; BALIKPAPAN– Minggu (01/ 02/ 2026), Masjid Baiturrahim Sepiner Baru terasa lebih hidup dari biasanya. Bukan hanya karena jamaah yang meramaikan, tetapi karena ada harapan baru yang ikut dilantik bersama 60 pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) periode 2022–2027.

Pelantikan pengurus Masjid Baiturrahim Sepiner Baru yang berada di Perumahan Bumi Balikpapan Indah (Mentarang), RT 57 Kelurahan Sepinggan Baru, Balikpapan Selatan, dilakukan oleh Ketua PC Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kecamatan Balikpapan Selatan Ust Ady Muntono. Tampak hadir jajaran pengurus DMI Kota Balikpapan, Balikpapan Selatan dan Sepinggan Baru, mantan Ketua DMI Kota Balikpapan Letkol Purn Drs H.M Solehuddin Siregar MM, Kasi Trantib Kelurahan Sepinggan Baru, 12 DKM di Wilayah Sepinggan dan Sepinggan Baru serta warga masyarakat perumahan sekitar.

“Banyak pengurus lama yang sudah pindah. Ada yang wafat dan banyak pendatang baru di lingkungan RT 57. Masjid harus menyesuaikan diri dengan kondisi sosial jamaahnya,” ujar Ketua DKM Baiturrahim Sepiner Baru Juan Milliando Siregar S.T., M.H pasca dikukuhkan.

Juan berujar kepengurusan ini merupakan hasil musyawarah yang dilaksanakan pada Awal Januari 2026. Program kerja DKM periode ini akan memperkuat program syiar agama melalui kajian kitab, majelis taklim bersama DKM di wilayah sekitar, program pendidikan tingkat TPQ sampai dengan Madrasah Ibtidaiyah.

Selain itu kegiatan sosial masyarakat juga digalakkan agar silaturahmi tetap terjaga dan ilmu pengetahuan untuk anak-anak di lingkungan sekitar terus bertambah.

“Masjid harus menjadi pusat peradaban yang dapat dipercaya oleh jamaah. Dengan kepengurusan yang baru ini, kami berharap lebih banyak masjid yang bergabung dan berkolaborasi. Sehingga fungsi masjid sebagai pusat kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat dapat dioptimalkan secara merata,” kata Juan optimis.

“Masjid tidak boleh berhenti di ruang ibadah saja, namun harus menjadi pusat aktivitas sosial dan ekonomi umat,” ujarnya lagi.

Sejumlah kegiatan sosial ekonomi telah terus dikembangkan. Pengelolaan zakat, infak, dan sedekah dilakukan secara kolektif bersama jamaah. Program santunan anak yatim, makan bersama ba’da Jumat, hingga sunatan massal menjadi bagian dari upaya masjid menjangkau warga lintas usia dan latar belakang.

“Kami ingin keberadaan masjid benar-benar dirasakan. Dari masjid, warga bisa saling menguatkan, saling berbagi, dan tumbuh bersama,” ujarnya.

Masjid juga menjadi ruang pendidikan yang berdampak jangka panjang bagi kesejahteraan warga. Juan berujar saat ini pengurus tengah mengupayakan pembebasan lahan seluas kurang lebih 1.000 meter persegi. Lahan tersebut berada di belakang masjid untuk pengembangan Sekolah M.I Plus Tahfidz Ma’arif Baiturrahim.

Berbagai aktivitas lain turut menopang kehidupan sosial jamaah, mulai dari Taman Pendidikan Al-Qur’an, majelis taklim lintas DKM di wilayah Sepinggan dan Sepinggan Baru, kegiatan hadrah, pencak silat Pagar Nusa, hingga layanan fardhu kifayah.

“Pendidikan adalah investasi sosial ekonomi jangka panjang. Sekolah ini sudah meluluskan angkatan pertamanya pada 2025, dan kami ingin dampaknya semakin luas,” jelas Juan, yang juga Ketua Yayasan Taman Al-Qur’an Baiturrahim Balikpapan Beriman.

“Semua dirancang agar masjid menjadi simpul kebersamaan warga,” ujar Juan menambahkan seraya tersenyum.

Sementara itu Ust Ady Muntono mengatakan pentingnya pengelolaan masjid yang profesional agar program sosial ekonomi dapat berjalan berkelanjutan. Ia menekankan pengurus masjid harus kuat di tiga hal, yaitu Idarah, administrasi masjid yang rapi dan transparan.

“Imarah, kegiatan ibadah, pendidikan, dan ZIS; serta Riayah, pemeliharaan fisik masjid,” kata Ust Ady.

Ust Ady berujar DMI Balikpapan Selatan siap mendampingi masjid dalam penguatan tata kelola. DMI PC Balikpapan Selatan juga siap mendukung masjid-masjid yang belum memiliki Sistem Informasi Masjid atau SIMAS agar tata kelola administrasi masjid semakin profesional

“DKM hadir untuk memakmurkan dan juga dimakmurkan masjid,” ujarnya antusias.

Prosesi pelantikan ditutup dengan pengajian singkat dan doa bersama yang dipimpin Letkol Purn Drs H.M. Solehuddin Siregar MM. Seusai acara, para pengurus baru berbincang dengan warga, sebagian membahas program, sebagian lagi sekadar menyapa jamaah yang telah lama mereka kenal.

Di Masjid Baiturrahim Sepiner Baru, amanah kepengurusan bukan hanya tentang mengelola masjid, tetapi tentang bagaimana masjid dapat terus menjadi tempat bertumbuhnya kepedulian sosial dan kemandirian ekonomi warga. (Imy)