
MEDIAONLINEIDC.COM; BALIKPAPAN– Indibiz Borneo Telkom Regional IV Kalimantan menggelar Workshop Strategi Marketing di Era Digital bagi pelaku UKM Mahasiswa Institut Teknologi Kalimantan (ITK) sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan ekosistem bisnis digital dan mencetak wirausaha muda yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang AKHLAK Telkom Regional IV Kalimantan tersebut menghadirkan materi mengenai strategi pemasaran digital, mulai dari membangun branding, memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi, menyusun konten yang relevan, hingga mengoptimalkan berbagai platform digital untuk memperluas jangkauan pasar.
Manager Indibiz Borneo, mengatakan bahwa kemampuan memasarkan produk secara digital telah menjadi kebutuhan utama bagi pelaku usaha, termasuk mahasiswa yang tengah mengembangkan bisnis.
“Di era digital saat ini, kualitas produk saja tidak cukup. Pelaku usaha juga harus memahami bagaimana membangun merek, menjangkau pelanggan, dan memanfaatkan kanal digital secara efektif agar mampu bersaing,” ujarnya.
Melalui sesi diskusi interaktif, peserta diajak memahami berbagai tantangan sekaligus peluang yang muncul di tengah perkembangan teknologi digital. Workshop tersebut juga memberikan ruang bagi mahasiswa untuk berdiskusi mengenai strategi pemasaran yang sesuai dengan karakter usaha masing-masing.
“Kami berharap peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga mampu langsung menerapkannya dalam mengembangkan usaha yang sedang dijalankan. Harapannya, bisnis mahasiswa dapat tumbuh lebih cepat dengan dukungan strategi pemasaran yang tepat,” kata manager tersebut.
Selain memberikan materi pemasaran digital, Indibiz Borneo turut memperkenalkan program affiliate Sobiz yang membuka peluang bagi mahasiswa memperoleh penghasilan tambahan melalui aktivitas pemasaran layanan digital Indibiz.
“Program affiliate Sobiz kami hadirkan sebagai salah satu kesempatan bagi generasi muda untuk belajar sekaligus memperoleh pengalaman dalam ekosistem bisnis digital. Ini bukan hanya tentang tambahan pendapatan, tetapi juga membangun kemampuan pemasaran dan kewirausahaan sejak dini,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, Indibiz Borneo berharap kolaborasi dengan perguruan tinggi dapat terus diperkuat dalam mencetak talenta-talenta muda yang siap menghadapi transformasi digital sekaligus berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif di Kalimantan.
“Kami percaya sinergi antara dunia pendidikan dan industri menjadi kunci dalam menciptakan sumber daya manusia yang kompeten. Indibiz akan terus membuka ruang kolaborasi agar semakin banyak mahasiswa yang siap menjadi pelaku bisnis digital di masa depan,” tutupnya. (Imy)









