MEDIAONLINEIDC.COM; JAKARTA– Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) mulai memanfaatkan spektrum frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz secara bertahap untuk memperluas jangkauan sekaligus meningkatkan kualitas layanan 5G di Indonesia.

Pemanfaatan kedua spektrum tersebut menjadi momentum penting bagi XLSMART dalam mendukung agenda pemerintah memperkuat konektivitas digital nasional. Bagi perusahaan, penguatan jaringan 5G bukan hanya tentang meningkatkan kecepatan dan kapasitas, tetapi juga memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan, layanan publik, peluang usaha, serta berbagai manfaat ekonomi digital.
Direktur & Chief Regulatory Officer XLSMART, Merza Fachys, mengatakan semangat kemerdekaan di era digital perlu diwujudkan melalui konektivitas yang mampu membuka lebih banyak kesempatan bagi masyarakat.
“Momentum HUT ke-81 Republik Indonesia menjadi pengingat bahwa kemajuan konektivitas digital pada akhirnya harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Bagi kami, keberhasilan 5G bukan hanya diukur dari berapa banyak kota atau BTS yang terhubung, tetapi dari seberapa besar konektivitas yang lebih baik dapat membuka kesempatan bagi masyarakat untuk belajar, menjalankan usaha, mengakses layanan publik, dan meningkatkan produktivitas,” ujar Merza.
Menurut Merza, tambahan spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz memberikan ruang yang lebih besar bagi industri telekomunikasi untuk mempercepat pemerataan konektivitas sekaligus mendorong pengembangan ekosistem 5G nasional.
“Kami mengapresiasi langkah Komdigi dalam menghadirkan spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz sebagai fondasi penting bagi industri telekomunikasi. Spektrum ini membuka peluang bagi kami untuk bersama-sama memperluas manfaat konektivitas berkualitas kepada semakin banyak masyarakat Indonesia,” katanya.
“XLSMART siap mengambil bagian dalam mendukung agenda pemerintah untuk memperkuat konektivitas dan ekosistem digital nasional. Kami melihat pemanfaatan spektrum baru ini sebagai bagian penting dari perjalanan untuk menghadirkan 5G yang semakin luas dan berkualitas,” lanjut Merza.
Spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz memiliki karakteristik yang saling melengkapi. Spektrum 700 MHz memungkinkan jangkauan jaringan yang lebih luas serta penetrasi sinyal yang lebih baik. Sementara itu, spektrum 2,6 GHz memberikan kapasitas yang lebih besar untuk mendukung kebutuhan data tinggi, terutama di wilayah dengan aktivitas digital yang padat.
Kombinasi kedua spektrum tersebut memungkinkan pengembangan jaringan 5G dengan jangkauan yang semakin luas sekaligus kapasitas yang semakin kuat.
Pemanfaatan spektrum baru melanjutkan pengembangan jaringan 5G XLSMART yang hingga semester I 2026 telah hadir di 52 kota dengan dukungan sekitar 15 ribu BTS 5G. Layanan tersebut telah mencakup sekitar 23% populasi nasional.
“Dengan tambahan spektrum ini, kami memiliki peluang untuk terus memperkuat kapasitas dan kualitas jaringan. Pengembangan akan dilakukan secara bertahap agar manfaat 5G dapat dirasakan oleh semakin banyak masyarakat di berbagai wilayah,” ujar Merza.
Bagi masyarakat, perluasan 5G bukan semata mengenai kecepatan internet yang lebih tinggi. Konektivitas yang semakin luas dan berkualitas dapat membuka akses terhadap pembelajaran digital, layanan kesehatan dan pemerintahan, serta membantu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan produktivitas dan menjangkau pasar yang lebih luas.
“Yang ingin kami dorong adalah bagaimana konektivitas dapat menjadi enabler bagi masyarakat. Ketika akses internet semakin baik, masyarakat memiliki lebih banyak kesempatan untuk belajar, bekerja, berusaha, mendapatkan layanan, dan terhubung dengan berbagai peluang baru,” kata Merza.
Bagi dunia usaha dan industri, kapasitas jaringan yang semakin kuat juga membuka peluang lebih besar untuk pemanfaatan cloud, Internet of Things (IoT), kecerdasan artifisial (AI), otomasi, serta berbagai solusi digital lainnya. Teknologi tersebut dapat mendukung peningkatan efisiensi dan produktivitas sekaligus memperkuat daya saing berbagai sektor ekonomi Indonesia.
Namun, perluasan jaringan dan ketersediaan spektrum merupakan salah satu bagian dari perjalanan pengembangan 5G. Agar manfaat teknologi dapat dirasakan semakin luas, dibutuhkan ekosistem yang mendukung, mulai dari ketersediaan perangkat 5G yang semakin beragam dan terjangkau, pengembangan use case yang relevan, hingga kesiapan berbagai sektor dalam mengadopsi teknologi 5G.
Merza mengatakan pengembangan 5G ke depan perlu diarahkan tidak hanya pada perluasan cakupan, tetapi juga pada pemanfaatan teknologi yang memberikan dampak nyata.
“Fase berikutnya bukan lagi hanya tentang seberapa luas 5G tersedia, tetapi seberapa besar teknologi ini dapat digunakan dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, kami berharap dukungan dan kolaborasi dengan Komdigi serta seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat untuk membangun ekosistem 5G yang semakin matang,” ujarnya.
“Kami juga ingin mendorong ketersediaan perangkat 5G yang lebih beragam dan terjangkau serta menghadirkan use case yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan industri. Dengan begitu, 5G tidak berhenti sebagai teknologi konektivitas, tetapi benar-benar menjadi bagian dari solusi untuk mendorong produktivitas,” tambah Merza.
Bagi XLSMART, semangat kemerdekaan di era digital berarti membuka kesempatan yang semakin luas bagi masyarakat Indonesia untuk terkoneksi, produktif, dan tumbuh melalui teknologi.
“Semangat kemerdekaan adalah tentang membuka kesempatan. Kami berharap konektivitas yang semakin kuat dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi masyarakat Indonesia untuk belajar, berusaha, berkarya, dan meningkatkan produktivitas,” tutur Merza.
“Kolaborasi antara pemerintah, operator telekomunikasi, produsen perangkat, pelaku industri, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi sangat penting. Bersama-sama, kita dapat membangun ekosistem 5G yang semakin kuat sehingga teknologi ini dapat menjadi salah satu fondasi untuk meningkatkan produktivitas, memperluas kesempatan ekonomi, dan memperkuat daya saing digital Indonesia,” pungkasnya. (Imy)









