Pertamina RU V Balikpapan Borong Empat Penghargaan EPSA 2026

Redaksi IDC | Tuesday, 01 September 2026 | 11:48
ru v

MEDIAONLINEIDC.COM; BALIKPAPAN– PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Refinery Unit (RU) V Balikpapan kembali menorehkan prestasi di bidang inovasi dan keberlanjutan. Dalam ajang Eco-Tech Pioneer & Sustainability Award (EPSA) 2026, RU V Balikpapan meraih empat penghargaan, terdiri atas dua Gold dan dua Silver.

Keempat penghargaan tersebut yakni Gold – Green Power Innovation, Gold – Hydro Smart Innovation, Silver – Community Development, dan Silver – Ecosystem Protection.

General Manager PT PPN RU V Balikpapan, Novie Handoyo Anto, mengatakan penghargaan tersebut menjadi apresiasi sekaligus dorongan bagi perusahaan untuk terus menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjadikan inovasi dan keberlanjutan sebagai bagian dari perjalanan perusahaan,” ujar Anto.

Menurutnya, keberhasilan perusahaan tidak semata-mata dilihat dari pencapaian operasional, tetapi juga dari dampak yang dihasilkan bagi masyarakat dan lingkungan.

“Bagi kami, keberhasilan tidak hanya diukur dari pencapaian operasional, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang dapat kami hadirkan bagi masyarakat dan lingkungan,” lanjutnya.

Pengakuan melalui EPSA 2026 tersebut merepresentasikan beragam upaya RU V Balikpapan dalam menciptakan nilai tambah melalui inovasi teknologi, efisiensi sumber daya, pemberdayaan masyarakat, serta perlindungan lingkungan dan keanekaragaman hayati.

Pada kategori Green Power Innovation, inovasi pada unit penghasil hidrogen berhasil meraih Gold. Inovasi ini mengoptimalkan pemanfaatan sumber energi dalam proses operasional kilang dan mampu menghilangkan konsumsi steam sebesar 11.960 kg/jam.

“Efisiensi energi menjadi salah satu fokus kami. Inovasi yang kami lakukan diarahkan agar proses operasional semakin optimal sekaligus memberikan dampak positif terhadap penggunaan sumber daya,” kata Anto.

Sementara itu, pada kategori Hydro Smart Innovation, inovasi AQUA-SAVE berhasil meraih Gold. Program ini memperkuat pemantauan dan pengawasan sistem transfer air sekaligus mendorong perbaikan berkelanjutan untuk menekan potensi kehilangan air.

“Melalui AQUA-SAVE, kami berupaya memastikan pengelolaan air dilakukan secara lebih efektif dan efisien. Inovasi ini bukan hanya berbicara mengenai efisiensi operasional, tetapi juga bagaimana kebutuhan air bersih dapat terus didukung secara berkelanjutan,” jelas Anto.

AQUA-SAVE juga menjadi bagian dari kontribusi perusahaan terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama yang berkaitan dengan akses terhadap air bersih dan sanitasi, konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab, serta penanganan perubahan iklim.

Pada aspek pemberdayaan masyarakat, program Kampung Iklim (ProKlim) yang dikembangkan bersama Dinas Lingkungan Hidup Kota Balikpapan meraih Silver – Community Development.

Program tersebut mengintegrasikan pengelolaan lingkungan dengan peningkatan kapasitas dan kemandirian masyarakat melalui berbagai kegiatan, seperti pengelolaan sampah, penghijauan, ketahanan pangan, ekonomi sirkular, hingga penguatan kapasitas masyarakat.

“Kami ingin masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat program, tetapi juga menjadi pelaku utama yang ikut menjaga dan mengembangkan lingkungannya,” ujar Anto.

Pendekatan tersebut mendorong masyarakat untuk mengambil peran lebih aktif dalam menciptakan lingkungan yang sehat sekaligus membangun kemandirian secara berkelanjutan.

Penghargaan keempat, Silver – Ecosystem Protection, diraih melalui program Pemulihan Habitat Bekantan dan Penggerak Ekonomi Lokal di Sekitar DAS Tunan.

Program ini mengintegrasikan pemulihan habitat dan vegetasi dengan pelibatan masyarakat dalam kegiatan konservasi. Upaya tersebut dilakukan untuk menjaga keanekaragaman hayati sekaligus meningkatkan kesadaran dan kapasitas masyarakat dalam melindungi ekosistem.

“Kami percaya bahwa upaya menjaga lingkungan harus berjalan beriringan dengan pemberdayaan masyarakat. Karena itu, kegiatan konservasi kami dorong agar juga memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat di sekitar wilayah program,” kata Anto.

Area Manager Communication, Relations & CSR PT PPN RU V Balikpapan, Dodi Yapsenang, mengatakan empat penghargaan EPSA 2026 menjadi pijakan untuk memperkuat inovasi dan kolaborasi bersama berbagai pemangku kepentingan.

“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa inovasi dan keberlanjutan dapat berjalan bersama. Namun, bagi kami, penghargaan bukanlah tujuan akhir,” ujar Dodi.

Ia menambahkan, RU V Balikpapan akan terus mengembangkan berbagai inisiatif yang memberikan dampak bagi operasional, lingkungan, dan masyarakat.

“Ke depan, kami akan terus mendorong inovasi yang tidak hanya menjawab kebutuhan operasional, tetapi juga menciptakan nilai bersama untuk operasional yang semakin efisien, lingkungan yang semakin terjaga, dan masyarakat yang semakin berdaya,” tutup Dodi. (Imy)