
MEDIAONLINEIDC.COM; BALIKPAPAN– Masjid Istiqamah Pertamina Balikpapan kembali menyiapkan pelaksanaan Salat Idulfitri di Lapangan Merdeka Pertamina, Jalan Sport No. 1, Gunung Dubbs. Tahun ini, panitia menghadirkan dai nasional Syekh Fikri Thoriq sebagai khatib, dengan imam Ustad Khalis Mukhlis, Lc. Salat Id dijadwalkan dimulai pukul 06.30 WITA hingga selesai.
“Waktu pelaksanaan akan mengikuti keputusan pemerintah terkait penetapan Hari Raya Idulfitri,” ujar Sekretariat Masjid Istiqamah Pertamina Balikpapan Muhammad Nasrullah pada Senin (16/ 03/ 2026).
Mengusung tema “Menyemai Kebaikan, Menuai Keberkahan”, Nasrullah berujar pelaksanaan salat tetap mengacu pada pola tahun sebelumnya dengan pembagian area jamaah untuk menjaga ketertiban.
“Untuk ikhwan di lapangan dua, sedangkan akhwat di lapangan tiga dan sepanjang Jalan Sport,” jelasnya.
Nasrullah juga menekankan pentingnya pelaksanaan Salat Id di lapangan sebagaimana dicontohkan Rasulullah SAW, sebagai simbol persatuan umat.
“Kami mengingatkan bahwa Rasul melaksanakan salat Id di lapangan, bukan di musala, agar umat tidak terpecah-pecah,” katanya.
Meski demikian, panitia telah menyiapkan skenario jika hujan turun. Pelaksanaan akan dialihkan ke dalam Masjid Istiqamah dengan sistem bergelombang.
“Kalau hujan, kita alihkan ke masjid. Karena kapasitas terbatas, sebelumnya pernah sampai tiga kali pelaksanaan untuk mengakomodasi jamaah,” ungkapnya.

Nasrullah mengajak masyarakat memaknai Idulfitri tidak hanya sebagai perayaan, tetapi momentum memperkuat ibadah dan kebersamaan. Ia berujar salat Id hukumnya fardhu ain. Semua dianjurkan hadir, laki-laki, perempuan, bahkan anak-anak.
“Sepanjang perjalanan menuju tempat salat Id, kita dianjurkan bertakbir, memakai pakaian terbaik dan menggunakan wewangian, seolah kita mendatangi tempat yang sangat dimuliakan,” ujarnya.
“Idulfitri juga menjadi waktu terbaik untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan kepedulian sosial. Sehingga perbanyaklah kebajikan, saling memaafkan, dan tingkatkan kedermawanan. Itulah sebabnya Idulfitri identik dengan berbagi kebahagiaan,” ujarnya lagi.
Wudu Portable, Rekayasa Parkir hingga Ambulans Disiagakan
Nasrullah berujar, guna mendukung kenyamanan jamaah, panitia menyiapkan berbagai fasilitas, mulai dari tempat wudu hingga layanan kesehatan.
“Kami menyiapkan wudu portable di tiga titik, yaitu Jalan Kalimantan, Jalan Singkep, dan Jalan Sport. Jamaah juga bisa berwudu di Masjid Istiqamah,” jelas Nasrullah.
Pengamanan dan pengaturan lalu lintas juga menjadi perhatian, mengingat potensi kepadatan di sekitar lokasi.
“Akan ada pengaturan buka-tutup jalan dan petugas disiagakan di sejumlah titik,” katanya.
Untuk parkir, panitia menyiapkan beberapa kantong parkir alternatif.
“Parkir diproyeksikan di Jalan Singkep dekat lapangan softball, lalu di Jalan Soedirman hingga Melawai. Kita juga memanfaatkan area Banua Patra, PWP, Pantai Kilang, dan Jalan Sekolah,” ujarnya.
Sementara itu, dukungan layanan kesehatan turut disiapkan guna mengantisipasi kondisi darurat selama pelaksanaan.
“Kami bekerja sama dengan RSPB dan Poliklinik Ibnu Sina untuk menyiapkan ambulans dan tenaga medis. Posisinya di Jalan Soedirman dan Jalan Kalimantan,” kata Nasrullah. (Imy)









