
MEDIAONLINEIDC.COM; BALIKPAPAN– PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Balikpapan kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih Indonesia Green Awards (IGA) 2026 pada kategori Inovasi Sosial dan Rekayasa Teknologi Hijau melalui Program Kampung Baru Ilir Mandiri, Indah, dan Sejahtera (KALIANDRA). Penghargaan tersebut diserahkan dalam seremoni yang digelar di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta.
Capaian ini menjadi bukti peningkatan kualitas implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dijalankan PT KPI Unit Balikpapan secara berkelanjutan dan terukur. Pada ajang yang sama tahun sebelumnya, PT KPI Unit Balikpapan meraih skor penilaian 87, sementara pada IGA 2026 skor tersebut meningkat signifikan menjadi 91,34.
Program KALIANDRA merupakan penerapan rekayasa teknologi hijau yang mengintegrasikan mitigasi bencana, pengelolaan lingkungan, dan ketahanan pangan dalam satu ekosistem inovasi sosial. Pendekatan yang digunakan tidak bertumpu pada pembangunan infrastruktur masif berbiaya tinggi, melainkan mengoptimalkan sumber daya yang tersedia melalui prinsip ekonomi sirkular dan frugal innovation.
Salah satu inovasi unggulan program ini adalah pemanfaatan drum bekas yang direkayasa menjadi Drum Eco Shield, struktur penahan lereng yang berfungsi sebagai sistem stabilisasi tanah sekaligus infrastruktur hijau bagi kawasan rawan longsor.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT KPI Unit Balikpapan, Dodi Yapsenang, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi dan kemandirian masyarakat yang tergabung dalam kelompok KALIANDRA.
“Penghargaan ini menjadi bukti komitmen Kilang Pertamina Internasional Unit Balikpapan dalam menjalankan program TJSL yang benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat. Peningkatan nilai dari 87 menjadi 91,34 menunjukkan keseriusan kami dalam memastikan program terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas,” ujar Dodi.
Lebih lanjut, Program KALIANDRA juga mengintegrasikan teknologi hijau melalui penerapan modern urban farming dan smart irrigation system. Pertanian perkotaan dirancang secara efisien untuk memanfaatkan ruang terbatas, termasuk area di atas Drum Eco Shield, sehingga lahan kritis rawan longsor dapat direklamasi menjadi ruang terbuka hijau yang produktif.
Sistem penampungan air hujan yang terhubung dengan irigasi cerdas memungkinkan pengelolaan air yang adaptif terhadap pola hujan yang tidak menentu, mengurangi limpasan permukaan, serta menyediakan sumber air baku bagi pertanian dan kebutuhan masyarakat. Seluruh sistem tersebut didukung panel surya sebagai sumber energi alternatif yang ramah lingkungan.
“Program KALIANDRA dirancang untuk menjawab tantangan kawasan rawan longsor di Kelurahan Baru Ilir melalui empat fokus utama, yakni peningkatan kesadaran mitigasi bencana, pengembangan kawasan aman dan tangguh, penumbuhan kepedulian lingkungan dan gaya hidup sehat, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pendampingan UMKM,” tambah Dodi.
Implementasi Program KALIANDRA turut berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), di antaranya SDGs Tujuan 1 (Tanpa Kemiskinan) melalui peningkatan kualitas hidup kelompok rentan, penguatan layanan kesehatan, posyandu, dan pelatihan kader.
Pengelolaan lingkungan melalui pengolahan sampah organik menjadi kompos, pengurangan penggunaan pupuk kimia, serta kegiatan penghijauan mendukung SDGs Tujuan 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) dan Tujuan 13 (Penanganan Perubahan Iklim).
Selain itu, keterlibatan aktif para pemangku kepentingan, meningkatnya peran perempuan dan lansia, serta perlindungan rumah dan fasilitas umum dari risiko longsor turut mendukung SDGs Tujuan 11 (Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan).
Pada ajang yang sama, General Manager PT Kilang Pertamina Internasional Unit Balikpapan Novie Handoyo Anto, juga meraih penghargaan Best 100 Operation Units / Sites / Suppliers Indonesia 2026 – La Tofi ESG Rating dengan perolehan nilai 90,90.
PT KPI Unit Balikpapan berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan komunitas di sekitar wilayah operasi melalui program pemberdayaan masyarakat yang berbasis keberlanjutan, inovasi, dan kemandirian ekonomi, guna mewujudkan masa depan yang inklusif dan sejahtera bagi seluruh pemangku kepentingan. (Imy)









