MEDIAONLINEIDC.COM; BALIKPAPAN– Komitmen kuat PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Balikpapan dalam menerapkan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) kembali membuahkan hasil membanggakan. Dalam ajang Anugerah Keselamatan dan Kesehatan Kerja Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2025, PT KPI Unit Balikpapan berhasil meraih tiga penghargaan sekaligus.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, di Plenary Hall Sempaja, Samarinda. Tiga penghargaan yang diraih meliputi Program Pencegahan dan Penanggulangan HIV & AIDS di Tempat Kerja, Program Penanggulangan Tuberkulosis di Tempat Kerja, serta Penghargaan Zero Accident atau Kecelakaan Nihil.
Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, dalam sambutannya menekankan bahwa penerapan K3 tidak hanya menjadi kewajiban perusahaan, tetapi juga investasi jangka panjang untuk kualitas hidup pekerja dan masyarakat.
“Dengan banyaknya perusahaan di Kalimantan Timur, penerapan K3 menjadi hal yang sangat penting. Keberhasilan program K3 akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup dan Indeks Pembangunan Manusia di daerah ini. Kita harus memiliki komitmen kuat untuk menciptakan lingkungan kerja yang layak dan aman bagi semua,” ujar Seno.
Ia juga berharap semangat penerapan K3 tidak berhenti di tempat kerja. “Kebiasaan hidup selamat dan sehat harus dimulai dari hal kecil. Jika budaya K3 sudah menjadi bagian dari keseharian pekerja, maka mereka juga akan membawa nilai itu ke rumah dan lingkungan masing-masing,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Staf Ahli Kementerian Ketenagakerjaan Bidang Ekonomi Ketenagakerjaan, Aris Wahyudi, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh perusahaan yang berkomitmen menjaga keselamatan kerja. Ia menilai penghargaan ini bukan sekadar simbol, tetapi bentuk nyata tanggung jawab sosial dan moral.
“Penerapan K3 tidak hanya untuk mencegah kecelakaan kerja, tetapi juga untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan bisnis. Penghargaan ini adalah pengakuan atas komitmen moral perusahaan dalam melindungi para pekerjanya. Lingkungan kerja yang aman dan sehat akan menciptakan produktivitas tinggi dan daya saing yang berkelanjutan,” kata Aris.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Timur, Rozani Erawandi, menjelaskan bahwa penghargaan ini bertujuan mendorong perusahaan-perusahaan di Kaltim agar terus meningkatkan budaya K3.
“Kesehatan dan Keselamatan Kerja bertujuan mencegah kecelakaan di lingkungan industri. Melalui penghargaan ini, kami ingin menciptakan kompetisi positif agar perusahaan berlomba-lomba menegakkan budaya K3. Saat ini di Kalimantan Timur terdapat 34.391 perusahaan, dengan 329 perusahaan yang telah memenuhi persyaratan K3 serta tiga pemerhati yang aktif mendukung penerapannya,” tutur Rozani.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT KPI Unit Balikpapan, Ely Chandra Peranginangin, menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen perusahaan dalam menjaga keselamatan kerja di setiap lini operasional.
“Keselamatan kerja adalah nilai utama yang selalu kami junjung tinggi di Kilang Balikpapan. Penghargaan ini menjadi dorongan bagi kami untuk terus memperkuat sistem manajemen K3 dan memastikan setiap pekerja pulang ke rumah dengan selamat,” ujar Ely Chandra.
Ia menambahkan, berbagai program K3 telah diterapkan di seluruh unit kerja secara berkelanjutan, mulai dari peningkatan kompetensi pekerja, pemeriksaan kesehatan rutin, hingga pengawasan ketat terhadap standar operasional.
“Kami percaya, keberhasilan mencapai ketahanan energi nasional harus dimulai dari lingkungan kerja yang aman, sehat, dan berbudaya keselamatan tinggi. Budaya K3 bukan hanya kewajiban, tetapi bagian dari tanggung jawab moral kami terhadap bangsa,” tutupnya. (Imy)









