Rabu, 7 Oktober 2026

Pertamina Patra Niaga Unit Balikpapan Salurkan Ribuan Masker dan Vitamin bagi Warga Terdampak Kabut Asap di Kalimantan

Redaksi IDC | Saturday, 03 October 2026 | 11:20
asap

MEDIAONLINEIDC.COM; BALIKPAPAN– PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Unit Balikpapan menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah. Bantuan disalurkan kepada masyarakat di wilayah Pontianak dan Palangka Raya sebagai bagian dari respons tanggap darurat perusahaan untuk membantu melindungi kesehatan masyarakat dari dampak kabut asap.

Bantuan yang disalurkan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di lapangan, meliputi 30.400 masker medis, 1.355 strip vitamin, serta pompa air dan selang. Dukungan tersebut ditujukan untuk membantu mengurangi risiko kesehatan akibat paparan kabut asap sekaligus mendukung kebutuhan penanganan karhutla di wilayah terdampak.

Karhutla di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah masih menjadi perhatian dalam penanganan karhutla nasional. Berdasarkan pemantauan Kementerian Kehutanan, konsentrasi hotspot di kedua provinsi masih tergolong tinggi hingga akhir Agustus 2026. Kondisi kualitas udara di sejumlah titik pemantauan juga sempat mencapai kategori berbahaya, sehingga perlindungan kesehatan masyarakat menjadi salah satu kebutuhan penting selama masa tanggap darurat.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Unit Balikpapan, Dodi Yapsenang, menyampaikan keprihatinannya atas dampak karhutla yang dirasakan masyarakat sekaligus menegaskan pentingnya respons cepat dalam membantu melindungi kesehatan masyarakat terdampak.

“Kabut asap yang ditimbulkan berdampak langsung terhadap aktivitas dan kesehatan masyarakat. Melalui bantuan masker dan vitamin ini, kami berharap dapat membantu masyarakat mengurangi risiko paparan sekaligus menjaga kondisi kesehatan selama masa tanggap darurat,” kata Dodi.

Dalam proses penyalurannya, Pertamina Patra Niaga Unit Balikpapan berkolaborasi dengan Baitul Munzalan Indonesia (BMI) Pontianak dan Palangka Raya untuk mendukung distribusi bantuan kepada masyarakat di wilayah terdampak.

Respons tanggap darurat ini merupakan bagian dari implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina Patra Niaga Unit Balikpapan dalam mendukung ketangguhan masyarakat menghadapi bencana. Kolaborasi dengan organisasi sosial, relawan, tokoh masyarakat, serta masyarakat setempat diharapkan dapat memperkuat upaya penanganan dampak karhutla, khususnya dalam melindungi kesehatan masyarakat.

Salah seorang penerima manfaat, Budiman, menyampaikan apresiasinya atas bantuan yang diterima.

“Terima kasih kepada Pertamina atas bantuan masker dan vitamin yang berikan. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami untuk membantu menjaga kesehatan di tengah kondisi kabut asap,” ujar Budiman.

Penyaluran bantuan ini melanjutkan rangkaian respons tanggap darurat Pertamina Patra Niaga Unit Balikpapan terhadap dampak karhutla dan kemarau panjang di berbagai wilayah.

Sebelumnya, perusahaan juga telah menyalurkan bantuan berupa sarana air bersih, masker N95, obat-obatan, serta perlengkapan pendukung bagi masyarakat terdampak karhutla di Kabupaten Sekadau dan Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Dukungan serupa juga diberikan kepada masyarakat terdampak kemarau panjang dan risiko karhutla di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Kegiatan ini sejalan dengan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), khususnya pada aspek sosial dan lingkungan melalui perlindungan kesehatan, pemenuhan kebutuhan dasar, serta penguatan ketahanan masyarakat dalam menghadapi kondisi kedaruratan akibat bencana lingkungan.

Inisiatif tersebut turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim), serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).

Melalui rangkaian respons tanggap darurat tersebut, Pertamina Patra Niaga Unit Balikpapan berharap dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat sekaligus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak dalam mendukung ketangguhan masyarakat menghadapi dampak karhutla. (Imy)