Energi Masa Depan Ramah Lingkungan, Tenaga Surya Akan Terangi IKN Nusantara

Redaksi

MEDIONLINEIDC.COM, SAMARINDA : Selaras dengan komitmen dari Pemerintah yang akan membangun Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara dengan konsep Future Smart Forest (Green) City, membuat IKN akan menjadi kota pintar dengan tata kota yang modern namun hijau di masa depan, sehingga membuat sumber energi dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang ramah lingkungan, kiranya menjadi pilihan yang tepat dari Pemerintah untuk diterapkan di IKN Nusantara.

Pasokan listrik adalah penggerak roda ekonomi, terutama di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, yang di masa depan akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi, sehingga sangat dibutuhkan  pembangunan infrastruktur kelistrikan yang mumpuni.

Seperti diketahui, sumber energi listrik Indonesia selama ini berasal dari hasil pertambangan energi konvensional seperti minyak bumi dan batu bara yang merupakan sumber daya alam yang terbatas.

Dan berbeda halnya dengan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang merupakan pengembangan Energi Baru Terbarukan, dengan tekhnologi mengubah energi sinar matahari menjadi listrik secara langsung.

Sehingga tidak memerlukan bahan bakar, yang menjadikannya penghasil tenaga listrik yang ramah lingkungan ditambah lagi dengan kelebihan sumber energi matahari yang melimpah di Indonesia.

Sebab  secara geografis sebagai negara tropis yang dilewati khatulistiwa, mempunyai potensi energi surya yang cukup banyak, tersedia sepanjang tahun.

Oleh karena itu pemakaian sumber energi surya ini mempunyai prospek yang sangat cerah di masa depan, terlebih IKN terletak di pulau Kalimantan, merupakan daerah Khatulistiwa yang selalu bermandikan cahaya surya.

Jadi tepatlah kiranya penggunaan  tenaga surya jadi pilihan Pemerintah untuk menerangi wilayah Ibu Kota Negara Nusantara, yang terletak di Kabupaten Panajam Paser Utara (PPU) Kalimantan Timur tersebut.

Untuk itu berbagai persiapan telah dilakukan oleh PT. PLN sebagai Perusahaan Listrik Negara yang ditugaskan oleh Pemerintah untuk memenuhi kelistrikan di IKN Nusantara.

Hal ini seperti yang diakui oleh Hasmar Tarigan Senior Manager Operasi Konstruksi 1 PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur.

“Jadi kami (PLN) mendapat tugas dari pemerintah dalam hal ini Kementerian ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral) RI dengan target dalam tempo 15 bulan atau pada bulan Mei 2024 mendatang, dapat memenuhi kebutuhan listrik di IKN Nusantara,”  jelas Hasmar membuka pembicaraan menyoal persiapan pasokan energi listrik di kawasan IKN Nusantara.

“Nah saat ini kami sudah memasuki tahap pelaksanaan pekerjaan konstruksi dan sejenisnya, termasuk untuk KISS (Koordinasi, Integrasi, Sinergitas dan Sinkronisasi) nya, maupun untuk landing point yang terkait dengan infrastruktur, “ bebernya lagi.

Ia melanjutkan, “Karena kami sudah mendapatkan izin untuk bekerja dan juga untuk transmisinya, “ sebut Hasmar.

“Untuk tahap awal  engineering nya kami mempunyai planning schedule, di tahun 2024 sudah selesai sesuai COD (Commercial Operation Date) nya, “ tuturnya.

Hasmar juga merasa optimis, rencana tersebut akan selesai sesuai jadwal, untuk pembangunan  SKTT (Saluran Kabel Tegangan Tinggi) 150 KV bawah tanah yang akan  mengalirkan listrik ke Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) di IKN Nusantara, sehingga akan bebas dari tiang dan kabel listrik yang malang melintang yang dapat merusak pemandangan kota.

Terkait anggaran, Hasmar menerangkan, “Kalau untuk anggarannya tentunya sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” imbuhnya.

“Saat ini untuk membangun infrastruktur tersebut, ada gardu induk dan transmisi, di mana untuk gardu induk sendiri kami mempunyai anggaran sekitar Rp. 200 miliar,” tambahnya lagi.

“Belum lagi untuk anggaran SUTT (Saluran Udara Tegangan Tinggi) itu kurang lebih Rp.240 miliar,” jelasnya.

Adapun tahapan yang sedang di lakukan oleh kontraktor menurut Hasmar adalah survei detail,  “Nah tinggal difinalkan untuk tahap konstruksi selanjutnya,“ sebutnya.

“Mengenai proggres pekerjaan saat ini, sesuai dengan kurva S kami, yakni kurang lebih berjalan 5 – 6 persen melaksanakan program dari pemerintah tersebut, “ detailnya.

Hasmar juga menerangkan jika sebagai langkah awal maka listrik akan mengaliri Kawasan Inti Pusat Pemerintahan saja terlebih dahulu.

“Sekarang kami fokus ke KIPP tersebut, karena  itu tahap pertama untuk mendukung struktur kelistrikan di IKN Nusantara, “ tandasnya.

“Seterusnya akan ada proyek PLTS dari teman-teman PLN Nusantara Power dan juga ada SKTT, sehingga anggaran akan ada terus secara serial, pokoknya paket mana yang mau dilaksanakan, maka anggarannya akan kami ajukan lalu diproses oleh PLN Pusat, “  papar Hasmar.

PLN Nusantara Power sendiri menurut Hasmar saat ini sedang dalam proses Land clearing, lalu akan lanjut pematangan lahan dan seterusnya pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya.

Ia menambahkan, “PLN Nusantara Power mempunyai target bulan Februari 2024 sudah bisa menyuplai 10 MW, nanti baru lanjut lagi untuk 50 MW nya di Mei 2024”, jelasnya.

“Listrik tenaga surya tersebut akan menyuplai wilayah IKN Nusantara, sesuai dengan konsep tata kota Ibu Kota Negara masa depan yang akan menjadi Future green smart city, “ terangnya.

Namun kala disinggung ekonomis mana antara listrik menggunakan batu bara dan tenaga surya, maka Hasmar menerangkan jika hal tersebut adalah relatif.

“Karena sesuai dengan UU maka pemerintah melaksanakan misinya membangun kota hijau di IKN Nusantara, Kota masa depan, dan kami siap mewujudkannya dengan mengalirkan listrik tenaga surya yang merupakan energi baru terbarukan yang ramah lingkungan di Ibu Kota Negara kelak,“ pungkasnya.

Dengan pembangunan PLTS di IKN Nusantara ini kiranya merupakan wujud dari komitmen Pemerintah, seperti yang disebutkan  oleh Presiden Jokowi jika Indonesia akan memperbesar penggunaan energi baru terbarukan (EBT) yang ramah lingkungan. *

Penulis :  Amy  N.H

Simak video selengkapnya ==>> instagram : @idcfm

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Tampung Aspirasi Desa Tengin Baru Kec. Sepaku, Polda Kaltim Gelar Program Jumat Curhat

MEDIAONLINEIDC; COM; PENAJAM – Dalam upaya mempererat tali silaturahmi dan memfasilitasi dialog antara masyarakat dan pihak kepolisian, Ditbinmas Polda Kaltim menggelar Program “Jumat Curhat Kapolda Kaltim” Balai Pertemuan Awa Bapekat Desa Tengin Baru Kec. Sepaku Kab. PPU, Jumat (1/9/2023). Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Dir Binmas Polda Kaltim Kombes Pol […]

Subscribe