SKK Migas Buka “Biro Jodoh” Dalam Pra Forum Kapasitas Nasional Kalsul

Redaksi

IDCFM.CO.ID; BALIKPAPAN– SKK Migas- KKKS fasilitasi pemangku kepentingan industri hulu migas, khususnya produsen barang dan jasa nasional dan lokal agar terlibat dalam pelaksanaan aktivitas industri hulu migas. Mengusung acara bernama Pra Forum Kapasitas Nasional Kalsul, SKK Migas menjadi biro jodoh yang memfasilitasi pertemuan antara pengusaha Migas dengan pihak pabrikan lokal dan UMKM mitra binaan yang dipusatkan di Novotel Balikpapan pada 21 dan 22 Juni 2022. Balikpapan menjadi kota keempat di Indonesia yang diadakan kegiatan serupa di tahun ini.

“Ajang Pra Forum Kapasitas Nasional Kalsul ibarat ini diharapkan pertemuan langsung antara produsen lokal dengan KKKS, sehingga mereka bisa melihat langsung produk yang dicari,” kata Fatar Yani Abdurrahman- Wakil Kepala SKK Migas saat jumpa pers pada Selasa (21/ 06/ 2022).

“Kita harapkan produsen barang dan jasa dalam negeri bisa berperan dalam kegiatan hulu migas sesuai dengan amanah pemerintah. Kita tidak menjadi tergantung lagi dengan luar. Secara otomatis jika demand naik, produsen lokal bisa produksi banyak dan diserap pasar. Nilai keekonomian ada disana,” ujarnya menambahkan.

Sementara itu Isran Noor- Gubernur Provinsi Kaltim mengatakan pemerintah daerah bersama masyarakat mendukung penuh aktivitas Hulu Migas di daerah. Termasuk belanja barang dan jasa kegiatan hulu migas, menggunakan produk dalam negeri baik produsen nasional maupun daerah.

“Pemda diberi tanggung jawab presiden agar Tingkat Kandungan Dalam Negeri atau TKDN minimal 40 persen belanja untuk pengadaan. Sekarang sudah 36 persen. Jadi jangan khawatir, semakin banyak kegiatan di kaltim, bisa mewujudkan peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar,” ujar Isran.

Azhari Idris- Kepala Perwakilan SKK Migas Kalsul mengatakan saat ini terdata 120 perusahaan lokal yang menjadi suplier barang dan jasa industri Migas. Azhari berujar pihaknya terus memberi edukasi agar lahir pengusaha baru dan menjadi bagian dari kegiatan hulu, migas dan bumi.

Adapun Program Pengembangan Masyarakat (PPM) pada UMKM saat ini masih berjalan. Ia menekankan UMKM binaan juga mendapat perhatian untuk memasarkan produknya. Contoh saja, SKK Migas Membina UMKM sektor perkebunan seperti sayur dan produk serta bidang peternakan. Setelah panen, SKK Migas pun membeli.

“KIta ada program PPM, dimana program ini hasilnya bisa disuplai ke perusahaan. Contoh ada industri sayur mayur atau produk ternak, unggas dan lain-lain, nanti akan masuk ke perusahaan.” ujarnya antusias.  (Imy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Bank Indonesia Perwakilan Kaltim Gelar Kaltim Sharia Festival 2022

IDCFM.CO.ID; SAMARINDA– Bank Indonesia Perwakilan Kaltim Gelar Kaltim Sharia Festival 2022. Acara di hadiri oleh tokoh agama, perwakilan MUI, BAZNAS, Masyarakat syariah. (Amy)

Subscribe