Produsen Kopi Lokal “Delkoff” Siap Kembangkan Bisnis Waralaba

Redaksi

IDCFM.CO.ID; BALIKPAPAN– Produsen Kopi lokal di Balikpapan “Delkoff” siap kembangkan bisnis waralaba (Franchise) dan melakukan ekspansi untuk memacu skala usaha sebagai entrepreneur dan peningkatan finansial. 

Didin Hamid- pemilik produsen Delkoff (singkatan dari Deli Koffie) mengatakan Delkoff merupakan produk UMKM di Balikpapan yang menyediakan berbagai macam varian kopi nusantara. Tidak seperti produsen kopi kebanyakan, Delkoff menyajikan 100 persen roasted bean dan kopi bubuk, sehingga sangat direkomendasikan untuk pecinta kopi sejati. Delkoff memadukan biji kopi alami yang melalui proses seduh dan saring sehingga memberikan aroma dan rasa yang khas. 

“Ada asosiasi kopi yang berkiblat ke Amerika. Kalau saya lebih senang berkiblat ke Eropa karena kopinya gelap. Kok gelap?! karena kopi gelap ini cenderung lebih disukai pecinta kopi serius. Dan hampir tidak ada yang melayani, jadi saya masuk kesini,” ujar Didi di Rumah BUMN- Pertamina pada Selasa (16/ 11/ 2021) sore.

Didin mengatakan beberapa varian Delkoff diantaranya kopi arabica, gayo, robusta, toraja, ijen dan enrekang. Delkoff juga menyediakan kopi rendah kafein sehingga aman bagi lambung pecinta kopi yang menderita sakit maag atau sakit lambung. 

Adapun bisnis waralaba yang ditawarkan Didin adalah Warung Kopi Nusantara. Warung Kopi Nusantara adalah warung milik Didin dan istri yang menyuguhkan hasil racikan dari roasted bean dan kopi bubuk Delkoff. Warung kopi yang berada di Komplek Ruko Balikpapan Baru ini mengusung konsep tradisional dimana pajangan dinding dan pajangan meja dan lampu ruangan adalah barang-barang jaman dulu. Beberapa pajangan tersebut berupa setrika arang, telepon zaman dulu, radio zaman dulu dan keramik keramik tua. 

Kata Didin menjelaskan, Warung Kopi Nusantara telah mendapat HaKI alias Hak atas Kekayaan Intelektual yang didaftarkan sejak tahun 2019, atau dua tahun setelah UMKM Delkoff tersebut berdiri. Hak cipta intelektual ini pun menjadi dasar Didin untuk menduniakan Warung Kopi Nusantara melalui bisnis waralaba.

“Alhamdulillah kebetulan saya punya merk baru sudah di approve sama HaKI sudah keluar itu merk kita sudah kuat tahun 2019. Itu sudah banyak yang tanya akan di franchise kan. Kebetulan salah satu master franchise yang menyampaikan yang ada sekarang waralaba itu semua kopi modern, tidak ada kopi berkonsep tradisional. Jadi konsep kita ini bisa mendunia,” kata Didin.

Sebelum mendirikan Warung Kopi Nusantara, Didin banyak ke kedai kopi saat berkunjung ke Pontianak, Surabaya, Malang, Sulawesi dan Papua tidak ada yang konsepnya seperti ini. Saat itu Didin masih berstatus karyawan perusahaan milik Jepang, atau sebelum ia memutuskan untuk mengundurkan diri dari pekerjaannya dan memilih untuk berwirausaha. Selanjutnya Didin mengajak seorang teman menyambangi rumah di Malang yang disitu banyak barang-barang lama.

“Waktu itu saya memang sampaikan ingin mengundurkan diri dari pekerjaan dan membuat usaha entah itu eksportir, roasting, trainer atau punya kafe. Kemudian teman saya usulkan bikin saja warung yang berkonsep tempo dulu. Konsep itu kuat dan tidak akan lekang oleh zaman,” kata Didin.

Didin menambahkan Warung Kopi Nusantara selain menyediakan kopi serius dari Delkoff, pihaknya juga menyediakan kopi modern seperti kopi luwak, kopi wine, kopi tubruk, kopi jahe, kopi hitam dan espresso.

Selain di Warung Kopi Nusantara, saat ini kopi Delkoff juga bisa dinikmati di “Gunung Dubs Kopi Balikpapan” yang berada di Rumah BUMN- Pertamina di Jl. Brigjen Ery Suparjan No. 11, Klandasan Ulu, Balikpapan Selatan.

“Karena ada yang tanya ada kopi modern , jadi kami siapkan kopi dengan versi yang paling sederhana. Kami siap menjadi suplier kopi. Kami siap mensupport kedai atau cafe-cafe khususnya di Balikpapan,” ujarnya. (Imy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Penjual Empek-empek di Balikpapan Nyaris Terperdaya Bukti Transfer Palsu

IDCFM.CO.ID; BALIKPAPAN —Modus penipuan berkedok struk bukti transfer melalui mobile banking mengintai transaksi UMKM di Balikpapan yang menjalankan bisnisnya berbasis online. Rika (bukan nama sebenarnya) menjalankan usaha empek-empek secara online. Sehingga ketika ada yang memesan empek-empek buatannya, maka diminta untuk mentrasfer biaya sesuai kesepakatan dan selanjutnya barang dikirimkan kepemesan melalui […]

Subscribe