Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa: Gladi Lapangan TNI AD – US Army Murni Tanpa Koordinasi

Redaksi

IDCFM.CO.ID; Kutai Kartanegara– Latihan bersama pasukan TNI AD dan US Army bertemakan Garuda Shield 15/2021 di Kodam VI/ Mulawarman digelar sejak empat Agustus dan akan berakhir pada 13 Agustus 2021.Gladi Lapangan ini digelar pada tiga tempat yaitu Makalisung Kombi, Kabupaten Minahasa, Baturaja Lampung dan Amborawang Kutai Kartanegara.

Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad)- Jenderal TNI Andika Perkasa saat meninjau kegiatan di Pusat Latihan Tempur Amborawang, Kukati Kartanegara pada Kamis (12/ 08/ 2021) mengatakan, Gladi Lapangan yang digelar selama 10 hari tersebut merupakan latihan bersama dengan materi berupa potensi hubungan kompi.

Mekanisme latihan di Amborawang, ujar Jendral Andika, adalah pertama kalinya dilakukan di TNI AD, yaitu menggunakan dua pasukan. Biasa dalam gladi lapangan hanya satu yang berlatih meski berjumlah tiga kompi atau Batalyon dan lawannya hanya statis atau hanya pemerannya saja. Sekarang, katanya, pada tiga lokasi latihan, prajurit dihadapkan pada dua pasukan, walaupun pasukan lawan lebih kecil jumlahnya.

“Jadi pemerannya bukan dari Batalyon Infanteri 600 Raider. Dari Indonesia sengaja ambil dari Batalyon Yonif 621/ Manuntung dan Yonif 623/ BWT. Sehingga tanpa koordinasi. Dengan demikian masing- masing akan mempertimbangkan bagaimana mengalahkan satu sama lain,” kata Jenderal Andika.

“Sangat spesial disini dinamikanya, termasuk bagaimana atasi sasaran-sasaran dan seterusnya,” ujarnya menambahkan.

Jenderal TNI Andika mengatakan prajurit yang dilibatkan dalam gladi lapangan di Amborawang berjumlah 376 orang, dengan rincian 126 US Army dan 250 prajurit TNI AD. Gladi Lapangan mencakup taktik perang dan bagaimana menggunakan senjata ringan. Latihan menembak dengan peluru tajam juga dilakukan, yaitu menggunakan senjata  jarak 2.5 km bendera orange. 

Jenderal TNI Andika juga menampik jika Gladi Lapangan ini berhubungan dengan politik. Ia berujar pihaknya hanya bicarakan bagaimana mendekatkan partnership melalui latihan. Jenderal bintang empat tersebut mengatakan Indonesia sudah cukup lama melaksanakan latihan bersama dengan US Army. Selain dengan tentara amerika serikat, Indonesia juga pernah latihan bersama dengan negara lain diantaranya dengan Australia, Malaysia dan Singapura.

“Dengan US Army sudah 15 tahun dan  ada tujuh jenis latihan bersama Amerika, satu diantaranya Garuda Shield. Australia 25 tahun,Malaysia sudah 46 tahun dan ada juga Singapura,” katanya.

“Latihan bersama ini juga bukan untuk membedakan senjata kita dengan negara lain. Tidak ada hubungannya dengan senjata masing-masing. Yang jelas kita masing-masing melihat dan itu sesuatu yang berguna,” ujarnya menambahkan.

Sementara itu Second Leader US Army – Zac mengatakan sangat tertarik mengikuti latihan bersama dengan TNI AD Indonesia. Ia berujar pihaknya telah mempersiapkan diri selama delapan bulan untuk kegiatan ini. Pria yang telah tujuh tahun bergabung dalam US Army ini mengaku terkesan dengan karakter tentara Indonesia.

“Ini merupakan pengalaman pertama bisa latihan dengan tentara Indonesia. Orang Indonesia ramah, baik dan menyenangkan,” ujar Zac. (Imy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Meninjau Proyek Rumdin Prajurit di Yonkav 13 Satya Lembuswana, KSAD Soroti Ini

IDCFM.CO.ID; BALIKPAPAN– Kasad Jendral TNI Andika Perkasa bersama istri dan rombongan meninjau langsung proyek Rumdin TNI AD Yonkav 13 Satya Lembuswana yang berada di Jl. Soekarno Hatta KM. 28 Samboja, Kutai Kartanegara pada Kamis (12/ 08/ 2021) sore. Jenderal Andika mengatakan Rumdin yang sedang dibangun ini diperuntukan khusus prajurit Tamtama […]

Subscribe