TPID Paser Gelar High Level Meeting – Jaga Stabilitas Harga dan Pasokan di Bulan Ramadhan dan Idul Fitri

Redaksi

IDCFM.CO.ID; BALIKPAPAN– Pada tanggal 15 April 2021, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Paser menyelenggarakan High Level Meeting (HLM) di Ruang Sadurengas Kantor Bupati Paser, dalam rangka menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan serta kelancaran distribusi khususnya komoditas pangan di bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1422 H.
HLM TPID Kabupaten Paser dibuka oleh Wakil Bupati Paser, Syarifah Masitah Assegaf, dihadiri Kepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, Sri Darmadi Sudibyo, Sekretaris Daerah Kabupaten Paser, Katsul Wijaya, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Ina Rosana serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan instansi vertikal lainnya yang menjadi anggota TPID Kabupaten Paser.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Paser mengapresiasi kegiatan HLM TPID untuk menjaga stabilitas harga. Syarifah Masitah mengungkapkan, di masa pandemi perlu adanya keseimbangan antara menjaga kestabilan harga dan meningkatkan daya beli masyarakat. Oleh karena itu TPID perlu menciptakan sinergi yang baik untuk menjaga agar tidak terjadi kelangkaan bahan pokok di masyarakat.

Sementara itu, dalam paparannya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan menyampaikan perkembangan ekonomi di Kabupaten Paser hingga akhir tahun 2020 yang mengalami kontraksi di tengah pandemi COVID-19. Pertumbuhan ekonomi yang terkontraksi mendorong lemahnya daya beli, sehingga perlu menjaga stabilitas harga khususnya pangan di tengah terbatasnya pendapatan masyarakat.

Lebih lanjut juga disampaikan mengenai perkembangan harga-harga sejumlah komoditas pangan di Paser antara lain beras, gula pasir, minyak goreng, telur ayam, cabai merah, cabai rawit, daging ayam dan daging sapi menunjukkan arah peningkatan. Sementara beberapa komoditas lain seperti bawang merah, bawang putih dan LPG menunjukan arah penurunan.
Memasuki periode Ramadhan dan Idul Fitri, TPID Kabupaten PPU perlu mencermati adanya risiko yang berpotensi menyebabkan kenaikan harga, terutama meningkatnya permintaan di momen bulan Ramadhan dan Idul Fitri, diiringi naiknya daya beli masyarakat di tengah upaya pemulihan ekonomi.
Risiko lain yang perlu diantisipasi adalah berkurangnya pasokan dari daerah sentra produksi seperti komoditas hortikuktura, ikan laut dan sayuran, dampak kondisi cuaca yang belum kondusif.

Mempertimbangkan risiko dan tantangan terhadap stabilitas harga ke depan, TPID Paser telah merumuskan tindak lanjut sesuai strategi 4K yaitu Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi yang efektif. Strategi 4K yang yang dapat dilakukan antara lain: (i) melakukan pemantauan harga dan stok pangan secara rutin, (ii) melaksanakan operasi pasar/pasar murah untuk menjaga keterjangkauan harga di pasar, (iii) menginisiasi pembuatan website TPID untuk media monitoring harga dan data indikator lainnya, serta iv) menghimbau masyarakat untuk berbelanja bijak dan tidak melakukan belanja berlebihan (panic buying).

Selain itu, dari hasil pantauan TPID Paser juga disampaikan jumlah stok bahan pangan saat ini masih mencukupi permintaan masyarakat di bulan Ramadhan dan Idul Fitri.

Bank Indonesia bersama pemerintah daerah melalui TPID terus berkolaborasi untuk menjaga stabilitas harga sebagai upaya mencapai inflasi yang rendah dan stabil. Upaya pengendalian harga yang dilakukan TPID bertujuan untuk mencapai sasaran inflasi nasional 3% ± 1.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

BSB Ramadhan Fest, Suguhkan Celebrity Fashion Festival Hingga Promo Late Nite Sale Diskon Hingga 70 Persen

IDCFM.CO.ID; BALIKPAPAN– Dalam rangka menyemarakkan Ramadhan eWalk dan Pentacity Mall Balikpapan Superblock menggelar BSB Ramadan Fest 2021. eWalk dan Pentacity Mall Balikpapan Superblock memberikan sentuhan dekorasi dan ornamen khas Maroko demi menyemarakkan bulan Suci Ramadhan. Selain itu, rangkaian menarik pun dipersembahkan selama bulan Ramadhan, mulai dari Pasar Ta’jil (17 April […]

Subscribe