Realisasi Pembayaran PBB Balikpapan Baru Mencapai 49 Persen

Redaksi

IDCFM.CO.ID; BALIKPAPAN–Badan Penerimaan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (BP2DRD) Kota Balikpapan mencatat realisasi penghimpunan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) pada triwulan ke tiga 2020 baru mencapai 49 persen. Padahal realisasi pada triwulan ketiga tersebut ditargetkan 75 persen.

Berdasarkan data yang ada, sampai dengan awal september 2020 realisasi pembayaran PBB berjumlah Rp. 30,671 miliar, dari target yang ditetapkan sebesar Rp. 46, 5 miliar. Tahun 2020 target realisasi penghimpunan PBB adalah Rp. 124 miliar. Namun mengingat situasi pandemi Covid-19, maka dalam pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBD) Perubahan 2020, target diturunkan menjadi Rp. 62 miliar.

“Kalau PBB setelah perubahan karena pandemi covid diturunkan 62 miliar rupiah. Tetapi target realisasinya sampai dengan triwulan ketiga sebesar 30,671 miliar. Padahal targetnya 46,5 miliar rupiah,” kata Haemusri Umar- Pelaksana Tugas Kepala Badan Penerimaan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (BP2DRD) Kota Balikpapan.

Haemusri mengatakan, batas pembayaran PBB adalah akhir September 2020. Ia optimis target pendapatan akan terealisasi di akhir bulan ini. Melihat pengalaman di tahun-tahun sebelumnya, masyarakat wajib pajak baru akan membayarkan PBB nya ketika mendekati masa tenggat waktu.

Adapun metode pembayaran PBB bisa dilakukan tanpa harus melalui loket perbankan. Untuk menghindari antrean panjang dan mencegah berkerumum dengan orang banyak, Haemusri menyarankan agar pembayaran dilakukan melalui ATM pada bank yang ditunjuk. Selain itu pembayaran PBB bisa melalui aplikasi Gojek di fitur Gobills. 

“Sekarang lebih mudah. Bisa melalui ATM dan sekarang bisa melalui Gobills di aplikasi Gojek. Tinggal masukan nomor NPWP nanti keluar tagihannya,” kata Haemusri menjelaskan.

Untuk diketahui realisasi pembayaran PBB di tahun 2019 melampaui dari target. Sehingga ia optimis tahun ini pihaknya akankembali mencapai target realisasi, meskipun masih dalam situasi pandemi covid-19.

“Tahun lalu target realisasi 90 persen dan Alhamdulillah pencapaiannya 112 persen. Tahun ini kita optimis, apalagi telah dilakukan revisi target diturunkan menjadi 62 miliar rupiah,” ujarnya (Imy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Webinar SKK Migas-KKKS Kalsul: Motivasi Jurnalis Bertahan di Tengah Pandemi

IDCFM.CO.ID; BALIKPAPAN– Webinar Kalsul Series#4 SKK MIGAS- KKKS Kalimantan dan Sulawesi pada Kamis (10/ 09/ 2020)  membahas tentang Jurnalis Bertahan di Tengah Pandemi. Kegiatan yang berlangsung kurang lebih empat jam tersebut menghadirkan pembicara Suryopratomo- wartawan senior, Meutya V. Hafid- Ketua Komisi I DPR RI, Amanda Komaling- Ketua IJTI Komaling dan […]

Subscribe