Bentuk Kampung Tangguh, Kapolres Indras Ajak Masyarakat Kutim Antisipasi Krisis Dalam Pandemi COVID-19

Redaksi
IDCFM.CO.ID; Kutai Timur – Mengajak masyarakat untuk mentaati protokol kesehatan dalam upaya mencegah menularan dan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) merupakan hal yang penting. Namun mengajak masyarakat untuk mampu mengatasi krisis ekonomi dan pangan akibat terjadinya pandemi COVID-19, juga menjadi hal yang tidak kalah pentingnya. Karena itu, melalui pembentukan Kampung Tangguh, Polres Kutai Timur (Kutim) mengajak masyarakat Kutim, tidak hanya menerapkan protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan penularan dan penyebaran COVID-19, namun juga memberdayakan masyarakat agar mampu bertahan dan mengatasi krisis pangan dan ekonomi di tengah hantaman pandemi COVID-19. Demikian diungkapkan Kapolres Kutai Timur, AKBP Indras Budi Purnomo kepada awak media, Rabu (26/8), usai mengelar launching Kampung Tangguh Nusantara yang berada di Desa Teluk Singkama Kecamatan Sangatta Selatan, Kabupaten Kutai Timur.  

“Sebagaimana petunjuk dan arahan dari pimpinan, bapak Kapolri dan Kapolda, bahwa jajaran polri wajib terlibat langsung dalam upaya penanggulangan COVID-19, serta dampak yang ditimbulkannya. Karenanya, Polres Kutim menggagas pembentukan kampung tangguh. Melalui kampung tangguh, masyarakat secara swadaya tidak hanya mampu mengamankan dirinya sendiri dari penularan COVID-19 dengan cara mematuhi protokol kesehatan, namun juga mampu bertahan dan mengatasi krisis ekonomi dan pangan yang ditimbulka akibat pandemi COVID-19 ini,” ujar AKBP Indras.

Lanjut Indra, launching Kampung Tangguh Nusantara yang dilaksanakan di Desa Teluk Singkama ini menjadi pilot projek dari lima Kampung Tangguh yang akan dibentuk Polres Kutim, tahun ini. Selain di Desa Teluk Singkama Kecamatan Sangatta Selatan, Kampung Tangguh juga akan dibentuk di Kecamatan Kongbeng, Kecamatan Muara Wahau, Kecamatan Muara Bengkal dan Kecamatan Sangatta Utara. Tidak hanya menjadi tanggung jawab antara warga dengan petugas Babinkamtibmas, namun Kampung Tangguh ini wajib melibatkan seluruh stake holder, masyarakat dan pemerintah, baik desa hingga kabupaten. Dirinya berharap, akan ada kampung-kampung tangguh lainnya di Kutim, yang mampu bertahan mengahadapi hantaman pandemi COVID-19.

“Selain di Sangatta Selatan, pembentukan kampung tangguh juga kami (Polres Kutim, red) lakukan pada empat kecamatan lainnya di Kutim. Pengawasan dan pembinaan kampung tangguh ini tidak hanya melibatkan anggota Babinkamtibmas dan masyarakat setempat, namun juga melibatkan stake holder terkait. Seperti Dinas Pertanian, Dinas Perikanan dan Dinas Ketahanan Pangan, Koramil melalui petugas Babinsa, pemerintahan kecamatan dan aparat desa setempat. Juga termasuk pihak perusahaan swasta yang beroperasi di wilayah kecamatan tersebut. Kami sangat berharap, akan ada kampung-kampung tangguh lainnya di Kutim, tidak hanya pada lima kecamatan,” sebut Kapolres Indras.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kutim Kasmidi Bulang yang berkesempatan melakukan launching Kampung Tangguh Nusantara, menyebutkan jika Pemerintah Kutim sangat mengapresiasi tinggi dengan pencanangan Kampung Tangguh yang digagas Polres Kutim. Senada dengan Kapolres Kutim AKBP Indras, Kasmidi Bulang juga berharap dengan keberadaan kampung Tangguh di Kutim, maka masyarakat bisa bertahan dalam menghadapi krisis ekonomi dan pangan selama menjalani pandemi COVID-19, hingga pasca pandemi. Bahkan pemerintah Kutim siap untuk bersinergi dalam melakukan pembinaan dan mengawal program Kampung Tangguh ini, agar bisa dihadirkan di seluruh desa di wilayah Kutim.

“Hari ini kita melaunching program kampung tangguh. Melalui program ini (Kampung Tangguh, red) maka masyarakat akan dibina bagaimana agar mampu bertahan di tengah keterbatasan yang ada akibat pandemi COVID-19, dengan memberdayakan segala potensi yang ada di desa tersebut. Baik dari potensi pertanian, perikanan darat dan lainnya, sebagai upaya ketahanan pangan bagi masyarakat desa setempat. Saya berharap, program kampung tangguh ini bisa dilakukan berkesinambungan dan hadir di seluruh desa di wilayah Kutim,” ujar Kasmidi Bulang. (Imy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

PLN Siap Turunkan Tarif Listrik Golongan Tegangan Rendah

IDCFM.CO.ID; JAKARTA– PLN mendukung penuh keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terkait penurunan tarif adjustment untuk pelanggan golongan rendah, seperti yang termuat dalam Surat Menteri ESDM kepada Direktur Utama PT PLN (Persero) tanggal 31 Agustus 2020. Dengan hal ini maka harga per/KWh untuk tarif golongan rendah yang sebelumnya […]

Subscribe