PIP Dorong Usaha Mikro Kaltim Manfaatkan Pembiayaan UMi

Redaksi
Direktur Kerjasama Pendanaan dan Pembiayaan Pusat Investasi Pemerintah (PIP)- Muhammad Yusuf

IDCFM.CO.ID, BALIKPAPAN—Badan Layanan Umum (BLU) Pusat Investasi Pemerintah (PIP) mencatat penyaluran pembiayaan Ultra Mikro (UMi) hingga Oktober 2019 mencapai Rp. 3.1 triliun. Angka ini menyentuh sekitar 1.000.190 pelaku usaha mikro yang berada di lapisan terbawah yang belum bisa difasilitasi perbankan melalui Kredit Usaha Rakyat atau KUR).

Direktur Kerjasama Pendanaan dan Pembiayaan Pusat Investasi Pemerintah (PIP)- Muhammad Yusuf mengatakan, hingga akhir tahun PIP target pembiayaan bisa mencapai angka Rp. 10 triliun rupiah. Untuk itu sosialisasi terus dilakukan. Satu diantaranya dengan menggelar talkshow dan dihadapan pelaku usaha mikro dan mahasiswa.

“Saat ini pembiayaan yang terserap di pelaku usaha 3,1 triliun. Target kita pembiayan menghimpun dana 10 triliun itu secara bertahap kita penuhi, tergantung perkembangan dan serapan pelaku ekonomi,” ujarnya  dihadapan 300 an peserta Inclusive Festival (InFest) 2019 gelaran Direktorat Jendral Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) di Balikpapan pada Jumat (08/11/2019).

Ditemui disela acara, Yusuf- kerab ia disapa menjelaskan, dalam penyaluran pembiayaan pihaknya bekerjsama dengan tiga perusahaan BUMN, yaitu PT Pegadaian; (Persero); PT Permodalan Nasional Madani (Persero) dan PT Bahana Artha Ventura (BAV). Karena program ini menyasar pelaku usaha lapisan terbawah, maka maksimal pembiayaan sebesar Rp. 10 juta rupiah. Pengembalian pembiayaan dilakukan dengan cara dicicil dengan maksimal pengembalian paling lama adalah tiga tahun.

Adapun syarat administrasi yang dibutuhkan cukup menunjukan KTP Elektronik dan berusia diatas 17 tahun. Sementara persyaratan khusus adalah usaha tersebut produktif dan memiliki prospek yang baik, meskipun masih merintis usaha.

“Jadi tidak perlu secara periodik. Ada yang pendapatan mingguan, bulanan, tergantung kesepakatan. Biasanya pembiayaan kita itu modal untuk pesanan catering, beli alat. Ketika habis terjual, ia kembalikan. Jumlah pembiayaannya kembali pada analisis penyalur. Mereka yang bilai seberapa besar prospeknya,” kata Yusuf menjelaskan.

Lebih lanjut Yusuf mengatakan, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) sebagai calon Ibu Kota Negara (IKN) baru menjadi tantangan, khususnya generasi muda untuk mulai merintis usahanya. Potensi Kaltim cukup besar, sehingga ia ingatkan jangan sampai penduduk Kaltim terlambat dan kalah cepat dengan pendatang dalam memulai bisnis usaha.

“Kalau mau bikin usaha rintisan seperti oleh-oleh branding dari sekarang. Contoh snack, kripik. Kalau ga kita terlambat yang ada di luar masuk duluan. Justru disini kita ajak anak muda yang gairah semangat masih tinggi untuk memulai,” ujarnya.

PIP mencatat pembiayaan UMi untuk pelaku usaha di Kaltim baru menjangkau 1.172 orang. Padahal di provinsi lain seperti Jawa, Sumatera dan Bali, pembiayaan UMi menjangkau lebih dari 200 ribu orang. Menurut Yusuf, pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Perindustrian dan Koperasi perlu mendampingi dan mendorong orang-orang yang punya potensi bakat yang prospektif dengan memberikan izin usaha dan mengenalkan program UMi.

“Kita tawarkan ayok kerjasama. Pemda bisa apa, Pemerintahpusat melalui PIP bisa apa. Contoh Pemda masuk dalam bentuk bantuan peralatan, nanti pemerintah pusat melalui pembiayaan dan modal. Rendahnya serapan UMi di Kaltim jadi bahan evaluasi kita. Mungkin ada yangmau tetapi begitu tim analisis melihat dan nilai kok kayaknya belum masuk atau belum layak, sehingga masih belum dikasih,” kata Yusuf menekankan. (Imy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Menteri ESDM Apresiasi Kemajuan RDMP Balikpapan

IDCFM.CO.ID, BALIKPAPAN– Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif mengapresiasi upaya yang telah dilakukan Pertamina dalam realisasi pembangunan Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan yang lebih cepat dari target. Respon positif tersebut disampaikan saat melakukan kunjungan kerja ke pembangunan RDMP Balikpapan dan Central Crude Lawe-Lawe yang didampingi Plt. […]

Subscribe